Francisco Rivera benar-benar tunjukkan magisnya saat bantu Persebaya Surabaya hancurkan Bali United 5-2, Sabtu (23/8/2025). (Media Persebaya)
JawaPos.com - Apa yang didapatkan Bali United dalam tiga pertandingan Super League 2025-2026 sungguh di luar prediksi. Tampil perkasa selama uji coba pramusim, Serdadu Tridatu justru melempem di kompetisi resmi. Tiga pertandingan, belum sekalipun menang.
Dua laga berakhir imbang dan sekali kalah. Lebih buruk lagi, sembilan gol sudah bersarang di gawang Mike Hauptmeijer. Kondisi ini jelas menjadi alarm bagi pelatih Bali United, Johnny Jansen, jika ingin timnya tetap bersaing di Super League.
Apalagi, target Bali United musim ini cukup tinggi: kembali meramaikan papan atas hingga jadi juara. “Dengan cara kami bermain sejauh ini, tentu ini gaya bermain baru. Kami membutuhkan waktu dengan gaya baru ini,” jelas Johnny.
Pelatih asal Belanda itu menilai laga melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (23/8), menjadi penampilan terburuk. Menurutnya, Ricky Fajrin dkk gagal mengantisipasi serangan balik. “Kami bermain di atas garis tengah dan mudah kehilangan bola. Lalu lawan dengan mudah memanfaatkan serangan baliknya,” ucapnya.
Baca Juga: Irfan Jaya Konsisten Jebol Gawang Persebaya Surabaya, Winger Bali United Hobi Lukai Mantan
Segera Lakukan Evaluasi
Johnny menambahkan, evaluasi akan dilakukan secepatnya. Dia tidak ingin kekalahan dari Persebaya membuat timnya makin terpuruk. “Untuk beradaptasi, memang terkadang ada di atas (menang) dan di bawah (kalah). Yang terpenting kami harus terus lebih baik lagi,” tegasnya.
Di laga berikutnya, Bali United akan menjamu Madura United pada 30 Agustus mendatang. Johnny tentu tidak mau gagal menang lagi. Dia harus membuktikan bahwa Serdadu Tridatu jauh lebih baik di bawah kepemimpinannya.
Baca Juga: Bocor! Begini Cara Eduardo Perez Nikmati Kemenangan Persebaya Surabaya Atas Bali United 5-2
Main: 3
Menang: 0
Seri: 2
Kalah: 1

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
