Irfan Jaya (putih) saat mengalahkan Persebaya 1-3 pada Liga 1 musim 2024/2025. (Istimewa)
JawaPos.com - Big match Persebaya Surabaya kontra Bali United malam nanti (23/8) akan menjadi misi tuan rumah meraih kemenangan perdana di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Sebagaimana diketahui, pada laga perdana di GBT, Green Force takluk 0-1 dari PSIM Jogjakarta.
Seperti beberapa musim sebelumnya, semenjak eks Persebaya, Irfan Jaya menyeberang ke Bali United, ia selalu menjadi momok bagi mantan timnya tersebut. Total empat gol sudah ia ciptakan ke gawang Green Force.
Meski dianggap momok, pelatih Persebaya saat ini, Eduardo Perez, justru tidak menjadikan Irfan Jaya fokus utama, karena Bali United juga punya marabahaya lain, yaitu sejumlah pemain yang menjadi andalan utamanya.
Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini masih memiliki sejumlah penggawa berkualitas seperti Boris Kopitovic dan Thijmen Goppel yang sudah menyumbangkan gol dari dua laga awal musim ini.
"Kami tahu potensi Bali United. Tidak hanya Irfan Jaya. Kami tahu semua pemain. Karena tugas kami (pelatih) adalah menganalisis lawan. Semua pemain (Bali United) memiliki potensi," ujar Coach Edu seperti dikutip dari laman resmi I-League.
Lalu, Coach Edu juga tak peduli dengan statistik yang tidak berpihak pada Green Force di sejumlah laga terakhir kedua tim yang sering berakhir dengan kemenangan Bali United.
Baginya, ketika potensi pemain mereka sudah dikerahkan secara maksimal, maka perjuangan mereka tak akan sia-sia.
"Saya tidak peduli dengan statistik. Saya percaya pada peningkatan tim hari per hari. Pada saat ini, kita sangat bagus. Kami percaya dengan potensi sendiri, dengan pemain saya, dengan gaya yang dimainkan. Dan kita akan berjuang di laga nanti," imbuh juru taktik asal Spanyol itu.
Ungkapan Perez tersebut bisa jadi ada benarnya, karena meskipun Persebaya memiliki rekor kurang bagus saat menghadapi Bali United, namun Bruno Moreira CS sedang dalam tren positif setelah pada laga sebelumnya memang atas tuan rumah Persita Tangerang 0-1.
Yang meragukan justru Bali United. Meski belum terkalahkan, namun pada dua laga awal, mereka juga belum meraih kemenangan, melainkan hasil imbang atas Persik Kediri (1-1) dan Malut United FC (3-3).
Saat menghadapi Malut United, laga tersebut justru dirasa paling menyesakkan. Bagaimana tidak, saat mereka sudah unggul 2-3, mereka harus kebobolan di menit terakhir oleh gol bunuh diri Rizky Dwi sehingga memaksa skor berakhir imbang 3-3.
Kelengahan seperti itulah yang diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Persebaya. Perez pun berharap Bonek bisa memenuhi tribun stadion untuk memberi dukungan total demi meraih kemenangan.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
