Panpel Persebaya Surabaya harus kena denda usai kedatangan suporter tim tamu. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menggelar sidang untuk menindak sejumlah pelanggaran di pekan kedua BRI Super League 2025/2026. Hasilnya, tujuh klub dan beberapa panitia pelaksana pertandingan diganjar sanksi berupa denda uang.
Fenomena ini membuat pekan kedua kompetisi kasta tertinggi Indonesia menjadi sorotan tajam. Tak hanya pemain, suporter hingga panitia penyelenggara turut menjadi pihak yang terkena imbas.
Dalam dua kali sidang yang berlangsung pada 13 dan 16 Agustus 2025, Komdis menyoroti berbagai jenis pelanggaran. Mulai dari hujan kartu kuning, pelemparan botol, hingga kehadiran suporter tamu yang seharusnya dilarang.
Salah satu sorotan utama adalah denda untuk Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya sebesar Rp 25 juta. Mereka dianggap gagal mengantisipasi kehadiran suporter PSIM Yogyakarta saat laga di Stadion GBT, 8 Agustus lalu.
Kasus ini mencuat karena aturan jelas melarang suporter tamu hadir demi menjaga keamanan. Namun faktanya, pendukung PSIM tetap bisa menembus stadion dan menimbulkan potensi kericuhan.
Tak hanya panpel, klub PSIM Yogyakarta juga dikenai denda sebesar Rp 25 juta. Sanksi dijatuhkan karena mereka dianggap bertanggung jawab atas kehadiran suporternya di kandang lawan.
Sementara itu, dua tim lain yakni PSM Makassar dan Persijap Jepara mendapat denda masing-masing Rp 50 juta. Hal ini akibat akumulasi kartu kuning lebih dari lima pemain dalam satu pertandingan.
Dalam laga PSM kontra Persijap pada 8 Agustus, tercatat lima pemain PSM mendapat kartu kuning. Sedangkan Persijap lebih parah dengan enam pemain yang diganjar kartu peringatan.
Madura United juga tak lepas dari jeratan Komdis. Panpel Madura United didenda Rp 25 juta karena gagal mencegah masuknya suporter Persis Solo ke Stadion Gelora Madura.
Selain itu, klub Madura United harus merogoh kocek Rp 20 juta. Penyebabnya, aksi pelemparan botol air mineral ke lapangan oleh oknum suporternya saat menjamu Persis Solo pada 9 Agustus.
Persis Solo pun kena getah. Pertama, mereka didenda Rp 20 juta karena ulah pendukungnya yang juga melakukan pelemparan botol ke arah lapangan dan tribun timur.
Kedua, mereka dijatuhi denda tambahan Rp 25 juta. Sanksi ini muncul lantaran suporter Persis Solo tetap hadir mendukung tim di kandang lawan.
Persija Jakarta yang berlaga di kandang melawan Persita Tangerang pada 10 Agustus juga ikut kena denda. Panpel Macan Kemayoran didenda Rp 25 juta karena tidak mampu menghalau kehadiran suporter Persita.
Tak berhenti di situ, klub Persija juga didenda Rp 20 juta. Itu buntut dari aksi penonton mereka yang melempar gelas air mineral ke arah suporter Persita Tangerang.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
