Pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera, optimistis dengan peluang timnya menghadapi Borneo FC. (Dok. LIB)
JawaPos.com — Madura United bersiap menghadapi ujian berat saat berjumpa Persik Kediri pada pekan kedua Super League 2025/2026. Laga bertajuk Derbi Jawa Timur ini akan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Sabtu (16/8/2025).
Pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera, menyadari laga ini tidak akan mudah bagi timnya. Persik Kediri yang dijuluki Macan Putih dikenal memiliki permainan agresif dan mematikan di lini serang.
Kekalahan 1-2 dari Persis Solo di laga pembuka menjadi bahan evaluasi serius bagi pelatih asal Argentina itu.
Vera menegaskan seluruh staf pelatih telah bekerja keras untuk memperbaiki kelemahan yang terlihat pada pertandingan pertama.
Dalam catatan evaluasinya, Madura United belum mampu memaksimalkan banyak peluang yang didapat. Penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan demi mengamankan poin.
Selain itu, chemistry antarpemain dinilai belum terbangun secara optimal. Masuknya sejumlah pemain baru membuat koordinasi permainan tim belum berjalan sesuai harapan.
Vera pun mengambil langkah cepat dengan mencoba berbagai opsi taktik baru. Ia juga menyiapkan skema yang memungkinkan beberapa pemain berperan di lebih dari satu posisi.
Menurutnya, fleksibilitas pemain menjadi kunci untuk menghadapi tekanan tinggi dari Persik Kediri.
“Ya, kami mulai pekan ini fokus untuk benahi apa yang kesalahan kemarin. Kami juga coba opsi beberapa taktik, dan coba pemain-pemain yang bisa maksimal di semua posisi untuk menjadi lebih kompak dan lebih siap,” tegasnya dikutip dari I.League, Kamis (14/8/2025).
Pelatih berusia 52 tahun itu optimistis perubahan strategi dapat meningkatkan kekompakan tim. Dengan skema baru, Madura United diharapkan lebih siap mengantisipasi permainan cepat lawan.
Persik Kediri datang dengan modal percaya diri usai menampilkan permainan solid di laga pembuka. Lini serang mereka yang cepat dan tajam akan menjadi ancaman nyata bagi Laskar Sape Kerrab.
Alfredo Vera menyadari, kunci untuk mengamankan poin adalah menjaga konsentrasi penuh sepanjang 90 menit. Ia tak ingin timnya kembali kehilangan poin akibat kesalahan sendiri.
Untuk itu, intensitas latihan Madura United jelang laga ini ditingkatkan. Seluruh pemain diminta fokus menjaga ritme permainan dan meminimalkan kesalahan elementer.
Vera juga mengandalkan pengalaman beberapa pemain senior untuk mengontrol tempo pertandingan. Kehadiran sosok seperti Lulinha di lapangan diharapkan mampu memimpin rekan setimnya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
