Sho Yamamoto. (Media Persis)
JawaPos.com — Laga panas langsung tersaji di pekan perdana Super League 2025/2026 saat Madura United menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (9/8/2025) pukul 19.00 WIB. Pertarungan ini bukan sekadar duel pembuka, tetapi juga ajang unjuk gigi dua eks bintang Persebaya Surabaya yang kini membela tim berbeda.
Laskar Sape Kerap masih setia bersama pelatih Angel Alfredo Vera dan mempertahankan sejumlah pemain kunci seperti Lulinha dan bek tangguh Pedro Monteiro.
Musim lalu mereka sempat terseok di papan bawah, sehingga kemenangan di laga perdana jadi harga mati demi mengawali musim baru dengan percaya diri.
Sementara itu, Laskar Sambernyawa datang dengan amunisi segar di bawah komando pelatih baru Peter de Roo.
Persis Solo membawa misi mencuri poin penuh di kandang lawan, apalagi rekor pertemuan mereka melawan Madura United tergolong mentereng.
Dalam enam pertemuan terakhir, Persis sukses menang empat kali, termasuk skor telak 4-0 pada September 2024.
Namun, Madura United punya modal kemenangan 2-0 di pertemuan terakhir Februari 2025 yang membuat mental mereka terangkat.
Pertarungan ini kian menarik karena hadirnya dua nama yang pernah bersinar di Persebaya Surabaya. Ahmad Nufiandani, eks supersub Green Force, kini siap jadi senjata rahasia Madura United di lini depan.
Sementara itu, Persis Solo memiliki Sho Yamamoto, motor serangan lincah yang juga pernah menjadi idola Bonek. Kecepatan dan kreativitasnya bisa menjadi pembeda di laga yang diprediksi berjalan ketat ini.
Madura United akan mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Miswar Saputra di bawah mistar. Lini belakang diisi Ferian Rizki, Roger Bonet, Pedro Monteiro, dan Novan Setya Sasongko yang siap meredam agresivitas Persis.
Di sektor tengah, kombinasi Jordy Wehrmann, Kerim Palic, dan Iran Junior diharapkan memberi keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Trio penyerang Ahmad Nufiandani, Valeriy Gryshyn, dan Riski Afrisal menjadi andalan untuk membongkar pertahanan lawan.
Madura United (4-3-3): Miswar Saputra; Ferian Rizki, Roger Bonet, Pedro Monteiro, Novan Setya Sasongko; Jordy Wehrmann, Kerim Palic, Iran Junior; Ahmad Nufiandani, Valeriy Gryshyn, Riski Afrisal.
Persis Solo juga turun dengan skema 4-3-3 yang mengandalkan kiper timnas Muhammad Riyandi.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
