
Andre Rosiade memaafkan atas tuduhan mafia dari pendukung Persebaya Surabaya. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Andre Rosiade sempat dituduh mafia oleh akun yang di media dan mengatasnamakan pendukung Persebaya Surabaya, Kita Bonek di instagram dan akun di TikTok Danoe Creative Studio. Penasihat klub Semen Padang itu akhirnya memutuskan memaafkan para pelaku pencemaran nama baik.
"Kali ini para terlapor kami maafkan," kata Andre saat diwawancarai di Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Siber, Jakarta, Jumat (8/8).
Proses mediasi dikabarkan berjalan lancar. Kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan. Terlapor berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Kejadian itu bermula ketika Semen Padang bertandang ke Persebaya Surabaya di Liga 1 Musim 2024/2025. Saat itu, Kabau Sirah sukses menahan imbang Green Force dengan skor 1-1 di pekan ke-32. Saat itulah Andre dituduh sebagai mafia.
"Ini bermula waktu saya nonton Semen Padang di Surabaya. Saya diteriaki mafia bola oleh suporter di sana. Saya anggap biasa, tapi malah digoreng diakun media sosial hingga viral," ujar Andre.
Karena harus dibuktikan secara hukum, pihaknya menuruti proses hukum. Dia sebelumnya melaporkan kasus ini pada 12 Mei 2025 terkait dugaan tindak pidana setiap orang dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain. Kemudian Polri mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan pada 21 Mei 2025 dengan Nomor: Lidik/495/V/RES.1.14/2025/Dittipidsiber.
"Kalau kasus saya ada dua akun. Saya melaporkan ini untuk pembelajaran. Saya mafia bola atau tidak tentu harus ada pembuktian," ujar Andre.
Karena mediasi lancar dan para terlapor mau meminta maaf dan klarifikasii di medsos masing-masing, dia mencabut laporan supaya clear.
"Karena yang saya laporkan. Mereka sudah minta maaf dan sudah posting permintaan maafnya. Menurut saya itu tidak perlu diperpanjang lagi. Terlapor sudah menyadari kesalahannya," terang Andre.
Andre menyebutkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir tahu bahwa dirinya bukan mafia.
"Pak Erick tahu saya bukan mafia bola, yang kedua saya juga tahu Pak Erick bukan mafia bola. Jadi kita sama-sama orang yang punya komitmen untuk melawan mafia bola," ucap Andre.
"Saya ingin membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa saya bukan bagian dari mafia sepakbola," tambah dia.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
