Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 20.00 WIB

Peta Persebaran Pemain Asing Super League 2025/2026: Brasil Mendominasi, Persija Jakarta dan Arema FC Paling Kental Aroma Samba

Gustavo Almeida mencetak brace alias dua gol saat Persija Jakarta menang 3-0 atas Bali United FC di JIS. (Dok: Persija)

 

JawaPos.com - Peta persebaran pemain asing di Super League 2025/2026 semakin beragam. Namun, Amerika Latin sangat mendominasi, utamanya Brasil yang ternyata jumlahnya sangat melimpah sehingga aroma Samba terasa di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Super League 2025/2026 jadi era baru Liga Indonesia. Bukan hanya ada pergantian nama dari yang sebelumnya Liga 1, I.League - entitas baru PT Liga Indonesia Baru - selaku operator, juga melakukan perubahan signifikan mengenai aturan pemain asing.

Dalam regulasi Super League 2025/2026, setiap klub peserta kini bisa mendaftarkan 11 pemain asing. Tapi, hanya sembilan nama yang bisa masuk ke daftar susunan pemain (DSP), dan cuma tujuh pemain saja yang dapat bermain bersama di lapangan.

Jumlah itu lebih banyak ketimbang kuota pemain asing di Liga 1 2024/2025. Musim lalu operator hanya mengizinkan tiap tim mendaftarkan delapan pemain dengan hanya enam yang boleh dimainkan di lapangan secara bersama-sama.

Perubahan ini membuat banyak pemain asing anyar yang datang ke Indonesia. Mereka datang dari berbagai belahan dunia untuk menjalani kariernya di Nusantara untuk pertama kalinya.

Selain itu, penambahan regulasi pilar asing membuat Super League 2025/2026 dipastikan diperkuat oleh pemain dari negara-negara yang berasal dari seluruh benua yang ada di dunia, baik itu Asia, Afrika, Amerika Selatan maupun Utara dan Tengah, Eropa, hingga Australia.

Luasnya peta persebaran asal pemain asing ini tak lepas dari pergerakan klub kontestan yang cukup agresif dalam bursa transfer jelang Super League 2025/2026. Tak sedikit klub yang sudah mendapatkan minimal 10, bahkan melengkapi kuota 11 impor.

Berdasarkan data Transfermarkt, Super League 2025/2026 dipastikan akan diramaikan oleh sekitar 158 pemain asing, yang berarti 27,6 persen dari total 573 pemain yang akan beraksi.

Menariknya, dari 158 pemain asing tersebut hampir setengahnya berasal dari salah satu negara Amerika Latin, yakni Brasil. Ya, ada sekitar 61 pemain asal negara sepak bola tersebut alias persentasenya mencapai 38,6 persen.

Banyaknya pemain Brasil ini membuat sepak bola Indonesia bisa saja kental aroma Brasil. Apalagi, ada dua tim yang punya sangat banyak pemain dari negara pemilik lima gelar Piala Dunia tersebut.

Pertama adalah Arema FC, yang diam-diam kini sudah melengkapi kuota pemain asing alias punya 11 pilar impor. Aroma pilar impor Singo Edan sangat kental Amerika Latin, khususnya Brasil. Sebab, sembilan di antaranya dari Negeri Samba.

Sembilan pemain Brasil milik Arema FC adalah Lucas Frigeri, Odivan Koerich, Yann Motta, Luiz Gustavo, Valdeci Moreira, Paulo Moccelin, Pablo de Oliveira, Betinho, dan Dalberto Luan Belo. Sementara dua pemain asing lain berasal dari Kolombia, yakni Julian Guevara dan Argentina atas nama Ian Puleio.

Tim kedua yang kental aroma Samba adalah Persija Jakarta. Ditangani Mauricio Souza, Macan Kemayoran sampai saat ini punya 10 pemain asing, dengan sembilan di antaranya berasal dari Brasil.

Sembilan pemain Brasil milik Persija tersebut adalah Carlos Eduardo, Gustavo Almeida, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, Gustavo Franca, Allano Lima, Alan Cardoso, Thales Lira, dan Maxwell Souza. Hanya Ryo Matsumura (Jepang) yang bukan beraroma Samba.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore