
Ichsas Baihaqi (kiri), salah satu pemain muda di skuad Persebaya Surabaya musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Seorang pemain muda Persebaya Surabaya mencuri perhatian saat namanya masuk dalam skuad Green Force saat menghadapi PSS Sleman dalam Launching Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, 19 Juli lalu.
Dia adalah Ichsas Baihaqi. Saat itu, pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut berkolaborasi dengan para pemain tengah andalan seperti Dejan Tumbas, Milos Raickovic, Francisco Rivera, dan Bruno Moreira.
Ternyata, performanya tidak mengecewakan. Meski belum tampak peran krusialnya, setidaknya ia sudah mampu menjaga keseimbangan di lini tengah bersama para seniornya.
Ichsas ternyata menjadi salah satu wonderkid yang dipromosikan ke tim utama Persebaya musim ini. Salah satu dasarnya adalah ia dianggap punya modal cukup untuk bersaing di dalam skuad inti, karena musim lalu ia sukses membawa Persijap Jepara promosi ke Super League.
"Ichsas Baihaqi musim lalu dipinjamkan ke Persijap. Ternyata ia berkembang, main di hampir 80 persen laga Persijap, dan membantu tim itu promosi ke Super League. Nah, musim depan, ia dan empat pemain akademi lainnya akan mendapat tempat di tim utama Persebaya," ungkap Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi seperti dikutip dari akun YouTube Bola Bung Binder.
Jika ia bermain dalam 80 persen laga Persijap dan membantu promosi ke Super League, maka ia memang sudah saatnya diuji di dalam skuad utama Persebaya. Apalagi, ia memang binaan asli Green Force.
Mengutip dari Transfermarkt, musim 2022/2023 ia masih bermain untuk Persebaya Youth. Lalu pada musim 2024/2025, ia dipinjamkan ke Persijap Jepara untuk berlaga di Liga 2.
Selama di klub asal Jawa Tengah itu, pemain berusia 18 tahun tersebut bermain dalam 20 pertandingan, lima diantaranya berlaga di fase play off menuju Super League, dan menyumbang satu assist.
Ia bisa bermain di berbagai posisi area tengah. Posisi terbaiknya memang gelandang tengah, di mana selama musim lalu ia bermain sekitar 10 laga di posisi tersebut. Namun, ia juga bisa bermain di sektor gelandang serang dan gelandang bertahan.
Dengan usia yang masih cukup belia dan peranannya membawa sebuah tim promosi ke Super League, pelatih Persebaya, coach Eduardo Perez mencoba menguak potensi sang pemain lebih dalam.
Ia pun ditarik lagi ke Persebaya dan mulai diikutkan dalam laga-laga pra-musim. Dan jika ia konsisten menunjukkan performa yang progresif, bukan tidak mungkin ia mampu menembus skuad utama.
Namun, persaingan tentunya akan sangat ketat. Selain harus bersaing dengan pemain-pemain senior, Ichsas juga harus bersaing dengan wonderkid yang sudah mentas duluan ke tim utama, di antaranya Toni Firmansyah yang berposisi sama.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
