Beto Goncalves menjadi satu dari tiga pemain naturalisasi yang dibidik PSIS Semarang. (Media Persela)
JawaPos.com — Liga Indonesia mencatatkan sejarah baru jelang musim Super League 2025/2026. Tiga striker tajam sukses menembus rekor 100 gol sepanjang era Liga Indonesia berdasarkan data Transfermarkt, salah satunya adalah mantan bomber Persebaya Surabaya.
Mereka adalah Beto Goncalves, Ilija Spasojevic, dan David da Silva, yang kini menjadi legenda hidup sepak bola nasional. Ketiganya membuktikan diri sebagai mesin gol sejak awal kompetisi profesional di Indonesia bergulir.
Nama Beto Goncalves masih bertahan di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa dengan torehan fantastis.
Pemain naturalisasi asal Brasil tersebut total mencetak 125 gol dari 259 pertandingan yang ia lakoni bersama lima klub berbeda.
Meskipun usianya sudah 44 tahun, Beto masih aktif bermain di level kompetitif bersama Persela Lamongan di kasta Championship 2025/2026.
Ia tetap konsisten mencetak gol meski menit bermainnya sudah menyentuh 19.218 menit sejak awal kariernya di Liga Indonesia.
Konversi gol Beto terbilang tajam, dengan rata-rata mencetak satu gol tiap 154 menit bermain. Ia juga berhasil mengoleksi 22 assist dan mencetak 23 gol dari titik putih selama kariernya.
Ilija Spasojević menyusul di posisi kedua sebagai striker paling produktif di era Liga Indonesia. Penyerang berdarah Montenegro yang kini menjadi WNI itu sudah mencetak 105 gol dari 202 pertandingan.
Spasojević kini memperkuat Bhayangkara FC di kasta tertinggi, Super League 2025/2026. Ia mencatatkan menit bermain sebanyak 15.159 menit dengan rata-rata mencetak satu gol setiap 144 menit.
Meski bukan spesialis penalti, Spaso tetap mengoleksi 14 gol dari titik putih dan memberikan kontribusi 11 assist. Ketajamannya tidak menurun meski kini sudah memasuki usia 37 tahun.
Yang paling mencuri perhatian adalah David da Silva, eks bomber asing Persebaya Surabaya yang menempati posisi ketiga dalam daftar top skor sepanjang masa.
Striker asal Brasil itu kini memperkuat Malut United dan telah mencetak genap 100 gol dari 141 pertandingan.
David menjadi pemain dengan rasio gol tertinggi di antara tiga nama besar tersebut, yakni 0,71 gol per pertandingan.
Ia hanya butuh rata-rata 112 menit untuk mencetak satu gol, catatan yang membuatnya layak disebut predator kotak penalti sejati.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
