Skuad Persebaya Surabaya masih bisa bertambah jelang Super League 2025/2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Skuad Persebaya Surabaya untuk Super League 2025/2026 belum final meski sudah dilaunching pada 19 Juli lalu. Manajemen klub menegaskan peluang penambahan pemain, baik lokal maupun asing, masih terbuka lebar.
Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi menyebut materi pemain saat ini belum mencapai 100 persen. Ia menekankan pihaknya masih menunggu kepastian regulasi pemain dari operator kompetisi.
"Saya tegaskan, secara materi pemain ini masih belum 100 persen. Karena kami juga masih menunggu kepastian regulasi," kata Direktur operasional Persebaya, Candra Wahyudi dikutip dari kanal Youtube Bola Bung Binder, Selasa (29/7/2025).
Regulasi pemain asing memang masih tarik ulur di level federasi dan operator. Hal ini membuat tim-tim Super League belum bisa menyusun skuad secara total, termasuk Persebaya Surabaya.
Saat ini, operator kompetisi Indonesia League (I League) telah menetapkan kuota 11 pemain asing dalam satu klub. Namun hanya 8 yang bisa masuk daftar susunan pemain (DSP), dan 3 lainnya berada di bangku cadangan.
Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) I League pada 7 Juli 2025 lalu. Tapi sepekan setelahnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyurati I League agar meninjau kembali regulasi tersebut.
Erick mengusulkan agar hanya 7 pemain asing yang masuk DSP, dengan 4 lainnya tidak dimainkan.
Belum ada keputusan resmi, namun kabar terbaru menyebutkan kuota bisa jadi 9 pemain asing masuk DSP—7 sebagai starter dan 2 cadangan.
Kondisi ini membuat Persebaya Surabaya tetap membuka ruang untuk menambah kekuatan. Candra menyebut, peluang untuk memaksimalkan tim lewat tambahan pemain asing maupun lokal masih ada.
Dari launching skuad yang dilakukan pertengahan Juli, Persebaya Surabaya baru memperkenalkan 27 pemain. Di antaranya, 8 pemain merupakan legiun asing dari berbagai negara.
Delapan pemain asing yang kini sudah bergabung adalah Dejan Tumbas, Francisco Rivera, Bruno Moreira, Milos Raickovic, Mihailo Perovic, Dime Dimov, Risto Mitrevski, dan Gali Freitas.
Dengan regulasi yang belum pasti, jumlah ini masih bisa bertambah.
Sikap manajemen yang terbuka soal tambahan pemain disambut antusias oleh Bonek, suporter setia Persebaya Surabaya. Mereka ramai-ramai memberi saran lewat media sosial fanbase @onlinepersebaya.
Mayoritas Bonek meminta penambahan pemain dilakukan pada posisi yang rawan absen. Salah satu komentar menyebut, “Kalau mau nambah pemain, ya posisi pemain yang rawan absen.”

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
