Yahya Alkatiri mundur dari jabatan manajer Persebaya, usai timnya tak mampu raih hasil maksimal di tiga laga awal putaran kedua. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com — I.League resmi menggelar Managers Meeting pada Senin (28/7/2028) di Jakarta sebagai langkah strategis menyambut bergulirnya Super League musim 2025/2026. Dalam pertemuan penting ini, Persebaya Surabaya diwakili langsung oleh manajer mereka, Yahya Alkatiri.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 18 klub peserta I.League yang akan berlaga di kasta tertinggi musim ini.
Seluruh klub menunjukkan antusiasme tinggi untuk menyamakan persepsi terkait regulasi dan hal teknis kompetisi sebelum kickoff resmi pada 8 Agustus 2025.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, membuka pertemuan dengan pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi dan profesionalisme.
Ia menekankan liga yang kuat hanya bisa tercipta dari komunikasi yang sehat dan kesamaan visi antar klub peserta.
“Kompetisi yang kuat dimulai dari kesamaan pemahaman dan komunikasi yang sehat antarklub. Melalui Managers Meeting ini, kami ingin memastikan semua pihak bergerak dengan arah yang sama demi kelancaran dan kualitas liga musim ini. Karena liga yang baik berasal dari klub yang juga baik,” ujar Ferry dikutip dari laman resmi I.League, Selasa (29/7/2025).
Ferry juga menyampaikan komitmen I.League untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi melalui pendekatan inklusif. Pihaknya membuka ruang dialog selebar-lebarnya demi terciptanya liga yang adil, transparan, dan kompetitif.
Setelah pembukaan, giliran Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, yang memaparkan enam agenda utama dalam pertemuan tersebut.
Agenda-agenda ini disusun berdasarkan hasil evaluasi musim sebelumnya serta penyesuaian terhadap dinamika regulasi nasional dan internasional.
Penyampaian Asep mendapatkan respons positif dari seluruh perwakilan klub yang hadir. Diskusi berlangsung aktif dengan sesi tanya jawab yang diwarnai semangat konstruktif dari para peserta.
Yahya Alkatiri, sebagai wakil Persebaya Surabaya, turut aktif dalam diskusi yang berlangsung dinamis tersebut.
Kehadirannya ini mempertegas komitmen Persebaya Surabaya dalam mendukung jalannya kompetisi secara profesional dan terstruktur.
I.League menekankan pentingnya forum seperti ini untuk menjembatani komunikasi antara operator liga dan klub-klub peserta.
Tujuannya adalah meminimalkan potensi miskomunikasi yang bisa mengganggu jalannya kompetisi di lapangan.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
