
Albertine Joao Pereira
JawaPos.com - Madura United menatap optimis Indonesia Super League musim ini setelah pada Liga 1 musim lalu nyaris terdegradasi. Beruntung, saat itu Alfredo Vera masuk menggantikan Paulo Meneses. Berkat tangan dingin Alfredo Vera, performa tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut meningkat dan lolos dari jurang degradasi.
Keberhasilannya menyelamatkan Madura United dari turun kasta membuat pelatih asal Argentina itu dipertahankan manajemen. Tentunya, Alfredo Vera diharapkan bisa membawa Laskar Sape Kerrab bersaing di papan atas. Mantan pelatih Persebaya Surabaya tersebut pernah membawa skuad Green Force promosi ke Liga 1, dan pengalaman ini membuatnya lebih dipercaya dalam mempertajam level permainan Madura United.
Mengulang Memori Indah 2024
Madura United didirikan pada 2016 dan beberapa kali mengalami pergantian nama klub. Berawal dari Pelita Jaya yang sempat kondang di era akhir 90-an, lalu beralih lagi dengan nama seperti Pelita Bandung Raya hingga Persepam Pamekasan Madura United. Pada 2016, barulah nama Madura United resmi digunakan.
Kiprah Madura United di kancah kompetisi liga kasta tertinggi memang belum secemerlang tim asal Jawa Timur lainnya, seperti Arema FC, Persik Kediri, dan Persebaya.
Prestasi tertinggi yang berhasil mereka raih di Liga Indonesia adalah menempati runner up Liga 1 Championship Series musim 2023/2024. Meski begitu, di level Asia, Madura United menjadi semifinalis AFC Challenge League musim lalu.
Dengan persiapan yang lebih matang di tangan coach Vera musim ini, Laskar Sape Kerrab berpotensi mengulang sukses musim 2023/2024, yaitu menembus empat besar Super League.
Pemain Andalan
Lulinha yang menjadi andalan pada musim lalu dengan ceplosan 13 gol di liga tampaknya masih akan menjadi tumpuan utama di lini depan Laskar Sape Kerrab. Selain itu, beberapa pemain asing lainnya juga dipertahankan, seperti bek Pedro Monteiro, gelandang Kerim Palic, gelandang Jordy Wehrmann, dan gelandang Iran Junior.
Madura United juga menambah sejumlah amunisi lain, seperti Albertine Joao Pereira 'Balotelli' dan Roger Bonet 'Ruxi'. Dengan demikian, sejauh ini total sudah ada delapan pemain asing yang memperkuat tim.
Jadwal 10 Pekan Perdana
Lima laga awal Madura United boleh dibilang cukup aman. Klub yang bermarkas di Pamekasan ini belum akan berjibaku dengan tim-tim favorit juara. Mereka akan menjamu Persis Solo pada pekan perdana, kemudian bertandang ke markas Persik Kediri.
Pada pekan ketiga, Lulinha CS akan menjamu Persita Tangerang, dilanjutkan dengan melawat ke kandang Bali United pada pekan selanjutnya, lalu menjamu tim promosi Bhayangkara FC.
Memasuki pekan keenam dan tujuh, ujian berat menanti. Yakni, bertandang ke wilayah Indonesia Timur, menghadapi peringkat ketiga musim lalu, Malut United, dan berlanjut ke markas PSBS Biak.
Pada pekan kedelapan, Madura United kembali ke kandang sendiri menjamu Semen Padang, lalu meladeni dua tim favorit juara, yaitu bertandang ke Banten menghadapi Dewa United, dan menjamu Persija pada pekan kesepuluh.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
