
Brayen Pondaag resmi jadi pemain baru Adhyaksa FC. (Dok. Adhyaksa FC)
JawaPos.com-Brayen Pondaag sudah mendapatkan tim baru, pemain yang dulu sempat membela Persebaya Surabaya dan digadang-gadang menjadi pengganti Marselino Ferdinan. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu telah resmi menjadi pemain Adhyaksa FC.
Tim yang berkompetisi di Championship musim depan itu sudah memperkenalkan Brayen Pondaag secara resmi melalui sosial media Adhyaksa FC.
"Resmi Bergabung, Adhyaksa FC kedatangan amunisi baru di lini tengah. Brayen Pondaag, gelandang berusia 23 tahun yang sebelumnya membela Persibo, kini resmi bergabung untuk memperkuat tim di musim ini," demikian pernyataan klub.
Pemain kelahiran Bitung tersebut menghabiskan musim ini dengan bermain di Persibo Bojonegoro. Melansir Transfermarkt, Brayen Pondaag menjadi pemain inti di lini tengah dengan bermain sebanyak 21 pertandingan dan 18 kali menjadi pemain utama.
Meski gagal membawa Persibo bertahan di Championship musim depan, permainan Brayen membuat Adhyaksa FC tertarik mendatangkannya. Dengan kehadirannya, tim yang juga dihuni eks Persebaya lainnya Makan Konate tersebut, punya ambisi untuk promosi ke Super League musim 2026/2027.
Karir Brayen Pondaag terhitung cepat untuk menembus Liga 1, saat bakatnya dilirik pelatih Persebaya saat itu Aji Santoso pada musim 2022/2023. Di musim sebelumnya, dia bermain bersama Persmin Minahasa.
Kedatangannya ke Persebaya bukan tanpa alasan. Brayen yang bisa bermain sebagai seorang gelandang serang, digadang-gadang bakal menjadi pengganti sepadan untuk menggantikan Marselino Ferdinan yang hengkang karena tawaran bermain di Belgia bersama KMSK Deinze.
Sayang, peran tersebut sepertinya memang menjadi beban bagi eks pemain PON Sulawesi Utara tersebut. Di musim perdananya berseragam Persebaya, Brayen Pondaag hanya bermain tujuh pertandingan tanpa sekalipun bermain sebagai pemain utama.
Karena tak ingin pemain potensialnya itu tidak bermain, Persebaya memutuskan untuk meminjamkannya di musim 2023/2024. Persikab Bandung tim pertama yang meminjamnya dan berlanjut ke Persipal Palu.
Menit bermainnya di Persipal Palu cukup membaik. Brayen Pondaag bermain sebanyak enam pertandingan dengan satu kali menjadi pemain pilihan utama. Namun, hal tersebut belum cukup untuk membuatnya kembali bermain bersama Persebaya, karena dia harus angkat kaki di musim yang sama.
Di Adhyaksa FC persaingan ketat akan dihadapinya di lini tengah, terutama di posisinya sebagai gelandang serang. Brayen Pondaag akan berlomba mendapatkan menit bermain dengan gelandang serang berpengalaman Makan Konate.
Musim lalu, Adhyaksa FC punya peluang lolos ke babak 8 besar Liga 2. Mereka gagal karena hanya mampu bertengger di posisi keempat klasemen dan kalah poin dari Persijap Jepara di posisi ketiga yang pada akhirnya promosi ke Super League musim depan.
Menarik dinantikan kiprah Brayen Pondaag bersama Adhyaksa FC musim depan. Apakah kedatangannya bisa membawa tim barunya itu mentas di Super League 2026/2027?

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
