
Pemain Timnas Indonesia U-23, Dony Tri Pamungkas. (Instagram @donytripamungkas)
JawaPos.com - Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke semifinal ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia.
Meskipun gagal mencetak gol dalam laga penutup Grup A, Garuda Muda tetap menunjukkan dominasi di fase grup.
Performa solid dari lini pertahanan dan rotasi strategis pelatih Gerald Vanenburg menjadi sorotan utama pertandingan. Hasil ini memastikan Indonesia menjadi juara grup dengan keunggulan selisih poin.
Berikut 5 deretan fakta pertandingan Indonesia vs Malaysia pada penyisihan grup pada Piala AFF U-23 2025, seperti dikutip Kita Garuda pada Selasa (22/7).
1. Hasil Imbang yang Menentukan Kelolosan Indonesia
Indonesia hanya bisa bermain imbang 0-0 melawan Malaysia dalam laga terakhir Grup A di Stadion GBK. Hasil ini cukup bagi Garuda Muda untuk mengamankan posisi puncak klasemen dengan 7 poin.
Dua kemenangan sebelumnya memberikan modal kuat bagi Indonesia untuk melaju ke semifinal. Malaysia harus puas di posisi ketiga dengan 4 poin dan gagal melanjutkan langkah.
2. Peluang Emas Indonesia di Babak Pertama
Lemparan ke dalam Robi Darwis pada menit ke-15 menciptakan kemelut di kotak penalti Malaysia. Namun, tembakan kaki kiri Rayhan Hannan masih mampu diamankan kiper Zulhilmi.
Peluang lain hadir di menit ke-26 melalui kombinasi Victor Dethan dan Hannan, tetapi diblok pertahanan lawan. Indonesia terus menekan, tetapi babak pertama tetap berakhir tanpa gol.
3. Strategi Rotasi Vanenburg di Babak Kedua
Pelatih Gerald Vanenburg melakukan sejumlah pergantian untuk meningkatkan intensitas serangan. Achmad Maulana Syarif, Dominikus Dion, dan Hokky Caraka masuk menggantikan pemain sebelumnya.
Rotasi ini memberikan warna baru di lini tengah dan depan Garuda Muda. Meski begitu, efektivitas serangan masih belum mampu menjebol gawang Malaysia.
4. Aksi Gemilang Cahya Supriadi di Bawah Mistar Kiper Indonesia
Penjaga gawang Indonesia Cahya Supriadi, tampil impresif dengan beberapa penyelamatan penting. Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-53 saat ia berhasil menepis tendangan bebas keras dari pemain Malaysia.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
