Daftar skuad sementara PSS Sleman setelah merekrut Frederic Injai, Salman Alfarid, dan Nuri Fasya. (Instagram/@PSSleman)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya akan menggelar launching game. Green Force bakal melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/7).
Meski sudah turun kasta, kekuatan PSS tetap tak bisa diremehkan. Sebab, mereka mulai memperkuat timnya. Terbaru, Super Elang Jawa mendatangkan dua mantan pemain Persebaya. Mereka adalah bek Nuri Fasya dan Salman Alfarid.
Keduanya sempat membela Persebaya pada Liga 1 2023-2024. Tentu ada motivasi khusus menghadapi mantan klub. Nuri Fasya memastikan bakal memberikan yang terbaik.
“Bagi saya cukup fokus dan kerja keras dalam latihan maupun di pertandingan. Tantangan berat tidak perlu dipikirkan cukup dijalani dan dihadapi,” katanya.
Dia mengaku senang bergabung dengan Super Elang Jawa. Sebab, PSS punya basis suporter yang cukup besar.
“Tim ini adalah salah satu tim besar dengan dukungan dari suporternya sangat luar biasa. Hal tersebut menjadi motivasi saya untuk konsisten berlatih keras dan belajar sebanyak mungkin dari pelatih serta rekan-rekan lainnya,” beber mantan bek Persik Kediri itu.
Salman juga demikian. Dia ingin memberikan yang terbaik untuk klub barunya.
“Saya ingin berkontribusi positif kepada PSS Sleman di musim baru ini. Tentu saja saya bakal ikut berjuang, semoga bisa membawa tim ini kembali ke kasta yang lebih tinggi di musim depan,” tegas pemain yang sempat membela Gresik United itu.
Selain dua mantan Green Force, PSS juga baru saja merekut pemain asing. Dia adalah gelandang asal Prancis, Frederic Injai. Meski debutan, pemain 29 tahun itu wajib diwaspadai. Belum lagi PSS juga punya pemain asing berpengalaman seperti Cleberson.
Bagi Green Force, launching game jelas sangat penting. Sebab, mereka pasti ingin mempersembahkan kemenangan kepada Bonek. Pelatih Persebaya Eduardo Perez Moran memastikan bakal melakukan pembenahan. Meski, anak asuhnya baru saja menang 2-0 atas Western Australia Football Team (9/7).
“Itu (melawan Western Australia Football Team) adalah uji coba pertama. Tentu saja masih banyak hal yang harus diperbaiki,” kata pelatih asal Spanyol itu.
Di awal laga, dia menyebut anak asuhnya sudah tampil bagus. “Pada 20 menit pertama, kami bermain bagus. Tapi setelah itu, lawan mulai menekan. Kondisi itu membuat kami kesulitan membangun satu dua umpan,” beber Eduardo.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
