
Terens Puhiri jadi mesin tempur baru PSS Sleman yang siap unjuk gigi hadapi Persebaya Surabaya. (Media PSS)
JawaPos.com — PSS Sleman bersiap tampil habis-habisan menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga Team Launching Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/7/2025). Laga uji coba ini akan menjadi parade mesin tempur bagi Super Elja jelang bergulirnya musim kompetisi 2025/2026.
Dua pemain bintang anyar, Frederic Injai dan Terens Puhiri, dipastikan jadi sorotan dalam duel bergengsi ini.
Total nilai pasar keduanya mencapai Rp 4,78 miliar, menunjukkan keseriusan manajemen PSS membangun skuad lebih kompetitif.
Frederic Injai, gelandang bertahan asal Prancis jebolan akademi Inter Milan, diboyong dengan banderol Rp 1,30 miliar.
Ia diplot sebagai pengganti Betinho dan diproyeksikan menjadi jangkar baru dalam formasi 4231 milik pelatih Pieter Huistra.
Sementara Terens Puhiri, mantan andalan Borneo FC, didatangkan dengan harga Rp 3,48 miliar untuk memperkuat sisi sayap. Winger asal Jayapura itu dikenal memiliki kecepatan eksplosif dan catatan 29 gol di Liga 1.
Keduanya langsung dipersiapkan untuk laga perdana melawan Persebaya Surabaya yang digadang sebagai simulasi atmosfer kompetisi sesungguhnya.
Pelatih Pieter Huistra ingin melihat adaptasi dan integrasi dua pemain tersebut di bawah tekanan stadion penuh.
Tiketing pertandingan ini bahkan ludes dalam hitungan menit, membuktikan tingginya antusiasme suporter Bonek dan Bonita.
Laga ini bukan sekadar seremonial launching, tetapi pertaruhan nama besar kedua tim dalam gengsi pramusim.
Frederic Injai, 29 tahun, sudah menjalani latihan intensif bersama rekan setim sejak diperkenalkan secara resmi pekan lalu. Ia memiliki pengalaman di klub-klub Prancis seperti AS Saint-Étienne B, FU Narbonne, dan US Concarneau.
Pemain bertinggi 182 cm ini dikenal sebagai sosok yang disiplin, kuat dalam duel, serta cerdas membaca permainan lawan. Ia akan bersaing ketat dengan gelandang senior seperti Kim Kurniawan, Iman Fathurahman, dan Zidan Arrosyid.
Frederic diprediksi langsung turun sebagai starter di laga lawan Persebaya Surabaya, memperkuat lini tengah PSS yang ditinggal Betinho.
Kehadirannya diharapkan menjadi filter pertama yang solid untuk memotong aliran serangan Green Force.
Terens Puhiri juga siap tampil sejak menit awal dan jadi senjata utama di sektor kanan serangan. Ia akan bersanding dengan Irvan Mofu atau Junior Haqi, mengandalkan kecepatan dan penetrasi ke area kotak penalti.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
