
Frederic Injai (dok. PSS Sleman)
JawaPos.com - Menjelang duel sengit melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (19/7), PSS Sleman memberikan kejutan dengan menghadirkan amunisi baru yang memiliki latar belakang prestisius.
Super Elja resmi merekrut gelandang asal Prancis, Frédéric Injaï, yang pernah menimba ilmu sepak bola di akademi raksasa Italia, Inter Milan U-19 pada tahun 2014 silam.
Keputusan PSS Sleman mendatangkan pemain berusia 29 tahun ini bukan tanpa perhitungan matang. Frédéric memiliki jejak karir yang cukup mengesankan di kancah sepak bola Eropa, khususnya di Liga Prancis.
Setelah mengenyam pendidikan sepak bola di Inter Milan, perjalanan karirnya dimulai dari Saint-Étienne B pada periode 2014-2015, sebelum kemudian berkelana ke berbagai klub di tanah air Napoleon Bonaparte.
Pengalaman bermain di FU Narbonne pada tahun 2018, dilanjutkan dengan berseragam Istres FC dan US Saint-Malo pada periode 2019-2020, serta FC Villefranche pada tahun 2020, telah mengasah kemampuan gelandang kelahiran 9 November 1995 ini.
Puncaknya, ia bergabung dengan SO Cholet dari tahun 2022 hingga 2024, sebelum terakhir memperkuat US Concarneau di kasta ketiga Liga Prancis, Championnat National.
Kedatangan Frédéric ke Yogyakarta disambut dengan antusiasme tinggi dari manajemen dan para pemain PSS Sleman.
Pemain yang akrab disapa Frederic ini mengaku terpesona dengan kehangatan yang diterimanya sejak pertama kali menginjakkan kaki di markas Laskar Sembada.
"Saya mendapatkan sambutan hangat saat datang pertama kali di PSS. Inilah yang membuat saya suka berada di sini dengan tim pelatih dan teman-teman satu tim. Ini kali pertama saya berkarir di luar Prancis, tidak mengira mendapatkan kehangatan yang luar biasa," ungkap Frederic dalam pernyataan resmi klub.
Ambisi besar Frederic untuk mengangkat prestasi PSS Sleman terlihat jelas dari pernyataannya yang penuh determinasi.
Gelandang yang memiliki visi permainan baik ini menargetkan tidak hanya kontribusi individu, tetapi juga kesuksesan kolektif tim dalam misi promosi ke Liga 1.
"Pertama-tama, saya ingin meraih banyak kemenangan bagi PSS saat kompetisi bergulir. Harapannya bisa membawa kami kembali berkompetisi di Liga 1. Kemudian saya ingin mencetak banyak gol, dan di lain kesempatan ingin banyak memberikan assist kepada striker untuk mencetak gol," tegas pemain yang siap memberikan kontribusi maksimal ini.
Kehadiran Frederic di lini tengah PSS Sleman dipastikan akan memperketat persaingan internal. Ia akan bersaing memperebutkan posisi starting eleven dengan nama-nama mapan seperti Kim Jeffrey Kurniawan, Dominikus Dion, Iman Fathurahman, serta bakat muda Rivans Relosa yang terus menunjukkan perkembangan positif.
Tidak hanya Frederic, PSS Sleman juga memperkuat lini sayap dengan merekrut Terens Puhiri, winger lincah asal Jayapura yang dikenal sebagai salah satu pemain tercepat di Indonesia.
Keputusan manajemen untuk mendatangkan pemain berpengalaman 28 tahun ini menunjukkan keseriusan Super Elja dalam menyusun strategi jangka panjang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
