Cahyra Supriadi resmi memperkuat PSIM Jogjakarta. (PSIM)
JawaPos.com-PSIM Jogjakarta kembali meramaikan bursa transfer pemain. Kali ini, pemain lokal yang berposisi sebagai kiper didatangkan PSIM untuk memperkuat skuadnya di Super League musim depan.
Dia adalah Cahya Supriadi yang merupakan pemain lokal ke-12 milik PSIM. Musim lalu, dia memperkuat Bekasi City FC yang berlaga di Liga 2 Indonesia.
Kedatangan Cahya Supriadi ke PSIM sebenarnya bukan rahasia lagi. Pasalnya, pada saat Timnas Indonesia U-23 mengumumkan pemanggilan 30 pemain, tim baru Cahya Supriadi sudah duluan bocor ke publik sebelum diresmikan PSIM.
Setelah semusim memperkuat Bekasi City, Cahya Supriadi dengan yakin menerima tawaran tim promosi PSIM karena ingin mencoba tantangan baru. "Saya ingin mencari tantangan baru di musim ini. Kita tahu bahwa PSIM mempunyai fans yang sangat suportif. Ini yang memacu saya untuk bisa memberikan yang terbaik,” ucapnya mengutip dari laman resmi klub, Senin (14/7).
Tekadnya bersama PSIM adalah membawa timnya ke posisi lebih baik di Super League musim depan. "Target saya di PSIM, saya ingin membawa PSIM lebih baik dan bisa bersaing di kompetisi besok,” tutur Cahya Supriadi.
Kiper yang kini sedang memperkuat Timnas Indonesia U-23 tersebut, berharap Brajamusti selalu mendukung PSIM. "Selalu dukung kami di setiap pertandingan dan situasi apapun. Mari kita sama-sama bertumbuh menjadi lebih baik dari sebelumnya bersama di PSIM," pungkasnya.
Cahya Supriadi menjadi kiper utama Bekasi City dan mencatatnya penampilan yang gemilang. Melansir Transfermarkt, kiper berusia 22 tahun tersebut bermain sebanyak 16 pertandingan dengan catatan delapan kali clean sheet dan 10 kali kebobolan.
Menit bermain yang banyak memang diharapkannya setelah hengkang dari Persija Jakarta. Sejak promosi ke tim utama Persija musim 2021/2022, Cahya Supriadi memang kesulitan mendapatkan menit bermain karena persaingannya dengan Andritany.
Selama membela Persija, Cahya Supriadi bermain sebanyak empat pertandingan. Dia juga menorehkan satu kali clean sheet dengan lima kali kebobolan. Bahkan, waktu bermainnya hanya 276 menit.
Di sektor penjaga gawang, PSIM Yogyakarta sudah memiliki tiga kiper selain Cahya Supriadi. Mereka adalah Harlan Suardi, Riki Pambudi, dan Khairul Fikri. Tentu persaingan keempat kiper akan sangat menarik untuk dinantikan, dan siapakah yang bakal jadi pilihan utama pelatih Jean Paul van-Gastel? (*)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
