
Persebaya Surabaya saat angkat trofi melawan Football West All Star. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com-Persebaya Surabaya berhasil memenangkan laga uji coba internasional melawan Football West All Star sebagai persiapan menjelang dimulainya Super League musim depan. Kemenangan tersebut merupakan hasil dari latihan bersama tim kepelatihan baru sejak 23 Juni lalu.
Sepanjang pertandingan Persebaya mampu mengimbangi permainan dan adu fisik dari Football West All Star. Hasilnya, Persebaya mampu membawa kemenangan dan mencetak dua gol dari usaha Francisco Rivera dan Rizky Dwi.
Tidak hanya meraih kemenangan, Persebaya juga mengangkat trofi di akhir pertandingan uji coba internasional tersebut. Kapten Persebaya Bruno Moreira menjadi salah satu pemain yang mengangkat trofi itu.
Selebrasi pemain Persebaya saat mengangkat trofi, turut membawa sukacita bagi Bonek. Mereka berharap agar momen tersebut bakal terulang di Super League musim depan. "Semoga bisa kembali terulang di akhir musim nanti dengan mengangkat Piala Super League," tulis caption postingan akun fanbase @onlinepersebaya.
Di postingan akun tersebut, Bonek menilai trofi yang diangkat Persebaya pada laga melawan Football West All Star sebagai persiapan untuk mengangkat trofi yang sesungguhnya di Super League musim depan. "Latihan sek angkat trofi pra-musim. Semoga bisa angkat trofi juara," tulis komentar salah satu Bonek.
Mengangkat trofi sebelum musim dimulai, membuat Bonek teringat momen Persebaya di tahun 2017 saat meraih gelar Piala Dirgantara dan menjadi juara Liga 2. "Bismillah semoga nasib baik 2017 terulang. Piala awal musim dan di akhir musim," tulis komentar Bonek di postingan yang sama.
Terakhir kali Persebaya membawa trofi juara liga ke Surabaya adalah saat menjuarai Liga 2 pada tahun 2017. Saat itu, Green Force berhasil memenangkan kompetisi kasta kedua tersebut setelah mengalahkan PSMS Medan di partai final sekaligus promosi ke Liga 1 2017/2018.
Sementara di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Persebaya terakhir kali mengangkat trofi pada tahun 2004 saat masih bernama Divisi Utama. Itu berarti, Bonek sudah 21 tahun tidak melihat tim kesayangannya berjaya di Liga Indonesia.
Pada musim 2024/2025, kesempatan Persebaya untuk menjuarai Liga 1 terbilang cukup dekat karena sempat bertahan memuncaki klasemen. Sayangnya, penampilan yang tidak konsisten ketika Francisco Rivera cedera dan tidak memiliki pelapis yang sepadan, membuat Persebaya hanya meraih empat kemenangan di putaran kedua dan bertengger di posisi keempat klasemen.
Dengan kemenangan melawan Football West All Star, Bonek juga makin penasaran dengan racikan dari pelatih Eduardo Perez untuk mengarungi Super League musim depan. Setelah menghadapi laga Football West All Star, Persebaya akan kembali bersiap menghadapi PSS Sleman pada 19 Juli.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
