ara penggawa Persebaya menjalani latihan di Perth sebelum menghadapi Football West All Star. (Istimewa)
JawaPos.com - Skuad Persebaya Surabaya telah tiba di Perth, Australia untuk menjalani training camp dan juga bertanding dalam laga uji coba menghadapi tuan rumah Football West All Star, yaitu tim all star yang diisi para pemain terbaik di Australia Barat.
Sejumlah pemain Persebaya bahkan tidak sempat beristirahat lebih lama saat akan berangkat menuju Perth. Hal itu karena mereka mewakili klub untuk memeriahkan gelaran Surabaya Green Force Run pada pagi harinya (6/7).
"Ini tadi pagi habis (lari) di Green Force Run sekitar 10 km, terus langsung lanjut ke bandara. Lumayan (capek) ini, latihan fisik tambahan," ujar pemain Persebaya, Oktafianus Fernando seperti dikutip dari akun YouTube Persebaya.
Meskipun demikian, tak ada raut wajah lelah dari mereka, terutama yang paginya ikut Surabaya Green Force Run. Mereka terlihat antusias karena untuk pertama kalinya mereka melakukan latihan pra-musim di Australia, dan akan bertanding menghadapi tim lokal setempat.
Karena dalam rangka pemusatan latihan dan bertanding, maka sesampainya di Perth, tidak ada kata santai. Setelah istirahat pada Minggu malam setiba di sana, pada keesokan harinya, seluruh skuad Persebaya sudah berlatih di Sam Kerr Football Center, sebuah fasilitas latihan milik Football West.
Kondisi di sana tampak begitu dingin. Dari keterangan yang dirilis Persebaya, suhunya mencapai kurang dari 10 derajat celcius. Tentunya suhu tersebut cukup membuat kedinginan bagi para pemain lokal Green Force dan sejumlah pemain yang berasal dari negara tropis seperti Bruno Moreira.
"Adem, koyok nang Pacet (dingin kayak di Pacet)," kelakar Arif Catur Pamungkas merujuk pada salah satu wilayah dataran tinggi di Mojokerto yang suhunya cukup dingin.
Namun bagi empat pemain Balkan, yaitu Risto Mitrevski, Dejan Tumbas, Dime Dimov, dan Milos Raickovic, suhu tersebut tidak terlalu membuat mereka kedinginan karena negara asal mereka memiliki musim dingin.
Walaupun kedinginan, namun para pemain tetap semangat saat berlatih. Mereka menjalani training center tanpa lelah seakan-akan laga yang segera mereka jalani bukanlah pertandingan persahabatan.
Dalam video yang diunggah akun YouTube resmi klub tersebut, tampak para pemain menjalani latihan fisik, kontrol dan passing, serta menu latihan lainnya.
Sesi latihan kemarin berakhir saat hari sudah petang. Menurut pelatih Eduardu Perez, para pemain melakukan pemulihan setelah tiba, dan menjalani latihan sama baiknya. Ia juga memuji kondisi rumput lapangan di Sam Kerr Football Center.
"Kondisi lapangannya sangat bagus, membuat laju bola dan juga pemain menjadi lebih cepat. Para pemain juga berlatih dengan baik. Dan esok (hari ini) kami akan kembali berlatih," ujar Coach Edu.
Pelatih asal Spanyol itu melanjutkan saking bagusnya, kondisi lapangan tetap bagus meski sempat diguyur hujan.
"Lapangannya tetap bagus, rumputnya pendek-pendek, laju bola tetap cepat meski tadi sempat diguyur hujan. Beda dengan yang ada di Indonesia," imbuhnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
