
Gali Freitas (kanan) saat sesi latihan bersama skuad Persebaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Nasib Persebaya Surabaya di ASEAN Club Championship (ACC) 2025/2026 mendadak jadi tanda tanya besar. Beredar kabar mengejutkan tidak ada satu pun wakil Indonesia yang ambil bagian di turnamen tersebut.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh akun X @fim_mifta, pemilik kanal Omah Balbalan. Dalam unggahan pada Rabu (2/7/2025), ia menyebut mendapat kabar dari rekannya yang ikut terlibat dalam penyelenggaraan ACC.
“Dapat info dari kawan yang kemarin ikut bantu di ASEAN Club Championships, ternyata tidak ada nama Indonesia di ASEAN Club Championships edisi 2025/2026,” tulis mantan wartawan Jawa Pos ini.
Kabar ini langsung memicu reaksi dari publik, khususnya pendukung Persebaya Surabaya dan Malut United yang sebelumnya dijadwalkan tampil.
@fim_mifta juga membagikan bagan resmi mengenai mekanisme undian turnamen tersebut. Bagan itu memuat daftar 12 tim peserta dan negara asal mereka, tanpa mencantumkan nama Indonesia sedikit pun.
Dalam daftar tersebut, turnamen akan diikuti klub-klub dari Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Negara-negara itu disebut memperoleh slot berdasarkan peringkat AFC Men’s Club Competitions Rankings 2024/2025.
Thailand menjadi negara tertinggi dalam ranking tersebut, diikuti Malaysia, Vietnam, Singapura, Kamboja, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Tidak tercantumnya Indonesia dalam peringkat delapan besar inilah yang diduga menjadi penyebab absennya wakil Tanah Air.
Slot untuk edisi 2025/2026 dibagi sebagai berikut: Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam masing-masing mendapatkan dua slot langsung. Thailand bahkan memperoleh tambahan satu slot sebagai juara bertahan.
Sementara itu, Kamboja mendapat satu slot langsung, sedangkan Brunei, Laos, Myanmar, dan Filipina harus melalui babak play-off. Dua pemenang play-off tersebut akan melengkapi slot ke-11 dan 12 dalam babak grup utama.
Indonesia sama sekali tidak disebut dalam bagan tersebut, yang membuat publik bertanya-tanya soal kepastian keikutsertaan Persebaya Surabaya.
Padahal, klub berjuluk Green Force itu sebelumnya dipastikan lolos ke ajang ASEAN Cup setelah finis di peringkat keempat Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Persebaya Surabaya menutup musim dengan mengoleksi 56 poin dari 34 pertandingan. Mereka mencatatkan 15 kemenangan, 11 kali imbang, dan 8 kali kalah sepanjang musim.
Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, sempat menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tim musim ini.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
