
Aksi Ernando Ari di Stadion Segiri, Samarinda. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Blak-blakan di awal musim, pelatih kiper Persebaya Surabaya Felipe Americo Martins Goncalves mengaku senang punya dua kiper muda terbaik di Liga 1. Sosok Ernando Ari dan Andhika Ramadhani dinilai punya kualitas tinggi dan pengalaman cukup di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.
Felipe menyebut keduanya layak mengenakan jersey Persebaya Surabaya karena sudah membuktikan kapasitasnya di bawah mistar.
Menurutnya, keduanya akan menjadi aset penting Green Force yang musim ini akan tampil di dua ajang sekaligus.
“Kami bisa meningkatkan beberapa aspek sepanjang musim ini. Yang jelas, keduanya kiper bagus dan layak memakai jersey Persebaya,” ujar Felipe kepada Jawa Pos.
Musim lalu, Ernando tampil sebanyak 24 kali dengan catatan 80 penyelamatan di Liga 1. Sementara Andhika tak kalah solid, mencatatkan 13 penampilan dengan 33 penyelamatan.
Berdasarkan statistik yang dirilis Persebaya Surabaya, Ernando sudah tampil sebanyak 80 kali selama berseragam Green Force.
Ia mengoleksi 3 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, kebobolan 89 kali, dan mencatatkan 26 clean sheet dari 7.008 menit bermain.
Di sisi lain, Andhika mencatatkan 60 penampilan dengan torehan 68 kebobolan dan 20 clean sheet. Ia juga sempat menerima 3 kartu kuning dari total 4.727 menit bermain.
Melihat performa keduanya yang nyaris setara, Felipe belum menetapkan siapa yang bakal menjadi kiper utama musim ini. Bahkan, ia menyebut posisi Ernando bisa saja tergeser jika Andhika menunjukkan performa lebih baik saat latihan.
"Semua tergantung dari 100 persen apa yang dilakukan selama latihan," ucap pelatih asal Brasil itu dengan tegas. Ia menilai kompetisi sehat antara dua penjaga gawang tersebut justru memberi keuntungan besar bagi tim.
Apalagi Persebaya Surabaya akan berjuang di Liga 1 dan ASEAN Club Championship, yang tentu akan sangat menguras tenaga dan stamina.
Felipe menyadari dalam satu musim panjang, banyak hal tak terduga bisa terjadi, mulai dari panggilan timnas, cedera, hingga skorsing kartu.
“Banyak hal yang bisa terjadi. Timnas, skorsing karena kartu, sampai cedera. Yang terpenting terlepas siapa yang akan bermain, mereka siap dan fokus melakukan yang terbaik untuk tim,” ujar Felipe.
Karena itu, ia menekankan pentingnya dua kiper tersebut terus siap secara mental dan fisik kapan pun dibutuhkan. Felipe tak ingin ada jarak kualitas saat melakukan rotasi di bawah mistar gawang.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
