
Berguinho resmi diperkenalkan Persib sebagai amunisi baru di lini tengah untuk menghadapi Liga 1 dan AFC Champions League Two. (dok. Persib)
JawaPos.com - Persib Bandung sukses mendatangkan mantan pemain Borneo FC, Rosembergne "Berguinho" da Silva. Gelandang asal Brasil ini diproyeksikan mengisi celah yang ditinggalkan Tyronne Del Pino dan Ciri Alves.
Berguinho menandatangani kontrak dua tahun dan mulai bergabung dengan tim pada mendatang. Dengan begitu, ia akan bisa berlaga di ajang Piala Presiden 2025.
"Wilujeng sumping, Berguinho. Selamat datang di keluarga besar Persib. Kami menyambutmu dengan semangat dan harapan besar. Kini saatnya membangun cerita baru bersama dan menorehkan prestasi untuk Bandung dan Bobotoh," kata Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan seperti dikutip dari Antara.
Pengumpan akurat
Berguinho menjadi andalan Borneo FC selama Liga 1 musim lalu. Ia tampil dalam 31 pertandingan dari total 34 laga, dengan menyumbang empat gol dan mencatatkan dua assist.
Jika hanya melihat dari jumlah assist, catatan yang ditorehkan Berguinho memang sedikit. Namun jika ditelaah dari performanya selama semusim kemarin, ia tampaknya bisa menjadi gelandang yang patut diwaspadai lawan-lawan Persib.
Mengutip dari Sofascore, selama musim lalu, prosentase akurasi passingnya cukup tinggi, yaitu mencapai 79%, ditambah juga dengan akurasi umpan panjangnya yang memiliki prosentase 65%.
Tak hanya itu, ia juga cukup bernyali melepaskan tendangan ke jantung pertahanan lawan. Tercatat, setiap laganya ia rata-rata melepaskan dua sampai tiga tendangan, meskipun rata-rata shoot on targetnya terbilang rendah, yaitu hanya 0,6.
Pemain 28 tahun ini juga dikenal jago dribling. Tercatat, ia sukses membukukan 79 persen dribling sukses selama musim lalu. Ini bisa menjadi modal bagus baginya untuk mengobrak-abrik pertahanan para rival Maung Bandung musim depan.
Adaptasi cepat
Sejumlah catatan performa dari Berguinho musim lalu tersebut membuatnya dituntut untuk lebih cepat beradaptasi, apalagi ia sudah berpengalaman dalam bermain di Liga 1.
"Faktor pengalaman di Liga 1 akan sangat membantu proses adaptasi. Ia tidak hanya memahami medan kompetisi, tapi juga mengenal atmosfer dan gaya bermain lawan-lawan di Indonesia," imbuh Adhitia.
Lagipula, gaya permainan Berguinho tampaknya sesuai dengan apa yang diinginkan Bojan Hodak, yaitu sistem permainan yang menekankan transisi cepat dan fleksibilitas taktik, dengan mengandalkan gelandang visioner dan piawai membuka ruang bagi rekan setim.
"Persib menargetkan start yang agresif di awal musim, baik di Liga 1 maupun AFC Champions League Two. Karena itu, kehadiran pemain seperti Berguinho sangat strategis," pungkas Adhitia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
