
Francisco Rivera (tengah) , gelandang Persebaya menyaksikan flare yang dinyalakan Bonek yang menyebabkan pertandingan Liga 1 berhenti beberapa saat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (23/5). FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com - Kurang dari dua pekan sejak laga terakhir Liga 1 musim 2024/2025, Persebaya langsung bergerak cepat mempersiapkan tim untuk musim depan.
Usai menunjuk pelatih baru menggantikan Paul Munster yang kontraknya tidak diperpanjang manajemen, Persebaya menunjuk Eduardo Perez untuk menangani Bruno Moreira cs musim depan.
Pihak manajemen menjelaskan telah mempersiapkan game plan musim depan di segala aspek, serta mengevaluasi sejumlah kekurangan di musim yang baru saja berlalu.
“Evaluasi di Persebaya sudah sejak awal, jadi dengan kompetisi sudah berakhir ini kami lebih serius. Memang tidak bisa kami sampaikan karena ada hal-hal yang sifatnya konfidensial dan harus kami sampaikan di waktu dan momen yang tepat,” tutur Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi dikutip laman Liga Indonesia Baru.
Ia menegaskan seluruh elemen klub menjalani evaluasi demi meraih prestasi lebih baik kedepannya. “Tidak hanya pelatih, seperti yang sudah saya sampaikan, semua bagian anggota tim itu kan ada pelatih, pemain, manajemen, ofisial tim, dan lain-lain, pasti kita lakukan evaluasi,” imbuh mantan wartawan olahraga Jawa Pos ini.
Candra juga menambahkan jika Persebaya cukup bersyukur dengan pencapaian musim lalu yang finis di peringkat empat.
“Sekali lagi, yang pertama Alhamdulillah pencapaian kami musim ini lebih bagus dari musim lalu. Ada beberapa hal yang harus kita benahi dan musim depan harus kita lakukan,” imbuhnya.
Pihaknya menerangkan bahwa manajemen berpegang pada prinsip pembangunan jangka panjang. Salah satunya dengan memberi kontrak multiyears kepada sejumlah pemain.
“Ya gambarannya, kita sejak musim lalu sudah buat perencanaan bahwa kontraknya jangka panjang. Seperti yang bisa dilihat, komposisi tim ini 80 persen multi year yang menjadi fondasi kita,” ujar pria berusia 48 tahun ini.
Terkait dengan pelatih Eduardo Perez yang telah resmi ditunjuk sebagai nakhoda baru, Candra tak mau muluk dan spesifik menyebut target juara. Dirinya hanya menginginkan sang juru taktik bisa finis di atas empat besar.
“Setiap ada yang baru pasti ada adaptasi, perubahan, dan sebagainya. Nanti seperti apa kan bisa melihat sendiri, yang jelas manajemen ingin musim depan harus lebih baik dari musim ini,” pungkas pria asli Bojonegoro ini.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
