
Elkan Baggott ketika berseragam Blackpool (Dok. Elkan Baggott)
Jawapos.com - Ipswich Town resmi mengumumkan perpanjangan bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott. Pemain 22 tahun itu dipastikan akan mentas di Championship musim depan.
Kabar ini diumumkan melalui laman resmi klub pada Senin (2/6) lalu. Elkan dinilai bermain baik sepanjang masa peminjamannya di kasta ketiga Liga Inggris bersama Blackpool musim 2024/2025.
"Klub memutuskan untuk memperpanjang kontrak bek Elkan Baggott untuk satu tahun ke depan, setelah bek muda tersebut kembali dari masa peminjamannya di klub League One, Blackpool," tulis Ipswich Town.
Bersama Blackpool, pemain kelahiran Bangkok, Thailand ini bermain sebanyak 20 laga dalam semua ajang kompetisi. Selain League One, Blackpool juga tampil di EFL Trophy dan EFL Cup.
Di musim ini, pemilik 22 caps bersama Timnas Indonesia itu membantu The Seasiders finis di peringkat sembilan League One dengan membukukan 67 poin. Sebagai pemain bertahan, ia juga berkontribusi pada 15 cleansheet yang dicatatkan Blackpool di seluruh ajang sepanjang musim.
Berdasarkan penilaian Sofascore, penampilan Elkan di liga memiliki rata-rata nilai yang terbilang tinggi yaitu 7,09. Ia tercatat mampu menciptakan rerata sepuluh clearance setiap pertandingan.
Penampilan yang solid dan konsisten tersebutlah yang membuat Ipswich Town kembali memanggilnya pulang. Ipswich Town sendiri akan tampil di Championship musim depan usai terdegradasi dari Liga Premier.
Dilansir dari Transfermarkt, untuk mengakomodasi ambisi kembali ke kasta teratas, The Seasiders memanggil pulang para pemainnya yang sedang dipinjamkan. Selain Elkan, terdapat empat nama lain yang dipastikan akan kembali yaitu Harry Clarke, Ali Al-Hamadi, Marcus Harness, dan Cameron Humphreys.
Lika-liku Penampilan Elkan Baggott di Liga Inggris
Kabar perpanjangan kontrak Elkan Baggott di Ipswich Town menarik perhatian publik tanah air. Pasalnya, belum lama ini pemain berjuluk Big Elk juga menyedot atensi lantaran menolak panggilan tim nasional.
Pelatih Timnas, Patrick Kluivert membeberkan alasan dirinya tidak memanggil Elkan untuk sisa laga di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Elkan, kata Patrick, sudah melakukan pembicaraan dengannya bahkan sebelum laga melawan Australia dan Bahrain pada Maret lalu.
"Dia bilang bahwa dia takut kehilangan posisi di klub tempatnya bermain, jadi memilih untuk tidak dipanggil. Itulah alasan tidak memanggilnya," ungkap pelatih 48 tahun itu.
Alasan tersebut menjadi krusial bagi Elkan mengingat posisinya di tim utama Ipswich Town belum terjamin. Semenjak diorbitkan dari tim muda pada musim 2023/2024, ia selalu dipinjamkan dan belum pernah masuk dalam skuad utama klub kota Ipswich itu.
Sewaktu masih berada di Ipswich U21, ia sempat dipinjamkan ke Gillingham FC dan Cheltenham. Begitu pula ketika sudah dipromosikan ke tim utama, ia sudah dua kali dipinjamkan, yaitu ke Bristol Rovers dan Blackpool.
Fokus Elkan yang dituangkan penuh pada langkah kariernya di klub akhirnya membuahkan hasil dengan perpanjangan kontrak ini. Ia diproyeksikan untuk memperkuat barisan belakang Ipswich musim depan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
