Pertandingan Persija melawan Malut United di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (23/5/2025). Persija Jakarta vs Malut United berakhir 0-0. (Muhammad Rayhan Satria Aji/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Tak salah jika pada awal musim ini Malut United digadang-gadang sebagai tim promosi terbaik Liga 1. Hal itu karena mereka sukses meraih sejumlah hasil positif di awal-awal kompetisi.
Meski sempat menurun di pertengahan musim, Malut United berhasil bangkit kembali dan merengsek naik ke papan atas klasemen, bahkan menyalip Persebaya Surabaya dan finish di peringkat tiga.
Performa menjanjikan Malut United tentu tidak terjadi begitu saja. Mengutip dari laman Liga Indonesia Baru, ada sejumlah faktor yang membuat mereka sukses bersaing di Liga 1 dan meraih peringkat tiga besar.
1. Kepemimpinan Pelatih Imran Nahumarury
Malut United musim ini ditangani oleh mantan pemain nasional Indonesia, Imran Nahumarury dan merupakan satu-satunya pelatih lokal di Liga 1 musim ini.
Namun, berkat tangan dinginnya, ia mampu menerapkan sikap profesional, intensitas tinggi, konsistensi, agresivitas, dan chemistry tim kepada Malut United.
Imran juga tak memungkiri bahwa ia melakukan pendekatan psikologis kepada para pemainnya, karena sepak bola tidak melulu soal taktik.
"Saya pikir sepak bola itu tak hanya bicara taktikal, tapi kita bicara psikologis. Itu yang coba saya terapkan buat para pemain, pendekatan di luar taktikal," ungkap pelatih berusia 46 tahun itu seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
2. Konsistensi dan Soliditas di Semua Lini
Berkat performa konsisten dan juga soliditas tim, Malut United sukses mencatatkan 15 kemenangan, 12 hasil imbang, dan hanya tujuh kekalahan sepanjang musim ini.
Mereka juga tak gentar saat menghadapi tim-tim besar, di antaranya mampu menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 0-0, dan sempat menang atas Persib Bandung 1-0 di Stadion Gelora Kie Raha.
Konsistensi itu juga tak lepas dari performa sejumlah pemain kuncinya, antara lain winger Yakob Sayuri dan kreativitas Sony Norde yang kerap memberi ancaman bagi tim lawan dan berperan besar dalam gol Malut.
3. Atmosfer Kandang yang Kuat
Malut United mendapat dukungan yang antusias dari masyarakat Maluku Utara sehingga saat bermain di Stadion Gelora Kie Raha, mereka tak segan memadatinya.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
