Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 00.04 WIB

Gagal Tambah Tato Juara Kelima! Slavko Damjanovic Patah Hati Tinggalkan Persebaya Surabaya

Slavko Damjanovic resmi hengkang dari Persebaya Surabaya. (Media Persebaya) - Image

Slavko Damjanovic resmi hengkang dari Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com—Bek tangguh asal Montenegro Slavko Damjanovic harus menutup perjalanan bersama Persebaya Surabaya dengan cerita haru. Dia gagal menambah tato piala di kakinya usai tim Green Force gagal menjuarai Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.

Kepergian Damjanovic diumumkan langsung melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @slavko_23, pada Rabu (28/5). Dalam unggahan tersebut, dia mengaku sulit mengucapkan selamat tinggal setelah menjalani musim yang penuh perjuangan bersama tim kebanggaan Bonek dan Bonita.

“Sulit untuk mengucapkan selamat tinggal setelah musim yang sukses. Aku mengagumi kalian pasukan hijau, kalian akan selalu ada di hatiku,” tulis Slavko mengiringi salam perpisahannya.

Kata-kata itu menjadi bukti ikatan emosional yang terbentuk antara dirinya dan Persebaya Surabaya, meski hanya semusim membela klub asal Kota Pahlawan. Sayangnya, perpisahan itu harus terjadi di tengah impian yang belum tuntas.

Slavko dikenal sebagai pemain bertahan dengan mental juara tinggi yang tercermin dari tato di kaki kirinya. Tato tersebut mewakili empat gelar juara yang pernah diraihnya sepanjang karir profesionalnya di berbagai negara.

Empat gelar itu antara lain Juara Liga Montenegro bersama Buducnost Podgorica (2019/2020), Juara Piala Montenegro bersama FK Sutjeska Niksic (2016/2017), Juara Piala Afrika Selatan bersama Bidvest Wits FC (2017/2018), dan Juara Liga Super India bersama ATK Mohun Bagan FC (2023).

Setiap piala yang berhasil dia raih diabadikan dalam bentuk tato sebagai simbol kebanggaan pribadi. Mentalitas dan pengalaman yang dimiliki Damjanovic diharapkan mampu menjadi pilar penting untuk mengangkat performa Persebaya Surabaya. Harapan itu sempat menyala ketika tim tampil konsisten di paruh pertama musim.

Namun, perjalanan Persebaya Surabaya tak cukup mulus untuk membawa mereka meraih gelar juara musim ini. Tim Green Force harus puas finis di peringkat keempat dengan 56 poin, kalah dari Persib Bandung, Dewa United, dan Malut United.

Malut United yang unggul head-to-head membuat Persebaya Surabaya harus merelakan posisi tiga besar. Kekalahan tipis ini sangat memengaruhi akhir musim yang penuh harapan.

Damjanovic harus menerima kenyataan pahit gagal menambah tato juara dari pengalamannya bersama Persebaya Surabaya. Mimpi yang semula terlihat mungkin kini tinggal kenangan yang tak sempat terwujud.

Secara statistik, performa Damjanovic cukup solid sepanjang musim bersama Persebaya Surabaya. Dia tampil dalam 29 pertandingan dengan total 2.471 menit bermain.

Meski berposisi sebagai bek tengah, Slavko tercatat memberikan satu assist dan mencatatkan akurasi umpan tinggi mencapai 88 persen. Dia juga melakukan total sembilan percobaan tembakan, walau tak satu pun berbuah gol.

Selain itu, dia menerima dua kartu kuning dan satu kartu merah selama kompetisi berlangsung. Dari catatan statistik ini, terlihat peran Slavko yang cukup penting di lini belakang Persebaya Surabaya.

Pemain berusia 32 tahun itu memang membawa nuansa pengalaman dan karakter pemimpin di lapangan. Namun, kebersamaan yang telah terjalin harus berakhir setelah satu musim penuh perjuangan.

Bagi Bonek dan Bonita, sosok Damjanovic meninggalkan kesan mendalam karena loyalitas dan semangat juangnya. Meski tak membawa trofi, keberadaannya menjadi bagian penting dalam perjalanan tim musim ini.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore