Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 14.59 WIB

Dedi Mulyadi Sarankan ASN Patungan Rp 1 Miliar untuk Bonus Persib: Untuk yang Mampu dan Ikhlas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti konvoi Persib Juara bersama Bobotoh di Jalan Wastukencana, Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/5/2025). (Taofik Achmad Hidayat/Radar Bandung) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti konvoi Persib Juara bersama Bobotoh di Jalan Wastukencana, Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/5/2025). (Taofik Achmad Hidayat/Radar Bandung)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, mengusulkan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar melakukan patungan untuk memberikan bonus kepada Persib Bandung, yang baru-baru ini meraih prestasi gemilang. Uang patungan yang mencapai Rp 1 miliar itu ditujukan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tim sepak bola kebanggaan Jawa Barat tersebut.

Namun, Dedi Mulyadi menekankan bahwa imbauan ini tidak bersifat wajib. Ia menegaskan, partisipasi hanya ditujukan kepada ASN yang merasa mampu dan menyumbangnya dengan keikhlasan. 

"Kalau tidak mampu dan ikhlas, lebih jangan. Sekali lagi saya tegaskan ini untuk yang mampu dan ikhlas," kata Dedi, Selasa (27/5).

Dedi menjelaskan, imbauan ini bukanlah sekadar wacana. Ia mengklaim telah melakukan kalkulasi terlebih dahulu. 

"Saya sudah buat hitungan sebelumnya. Jumlah ASN dan pejabat di Pemprov Jabar itu sekitar 200 orang. Kalau satu orang menyumbang Rp 5 juta, maka Rp 1 miliar akan cepat terkumpul," ucapnya.

Menurutnya, para ASN di tingkat tersebut umumnya menerima berbagai jenis tunjangan yang cukup besar. Oleh karena itu, ia menilai nominal yang diminta tidak terlalu membebani, selama dilakukan dengan sukarela. 

"Kan mereka punya banyak tunjangan. Tapi kalau tidak mampu dan ikhlas ya jangan. Ikhlas itu memang susah," ujar Dedi.

Dedi menambahkan, inisiatif ini tidak hanya soal memberi bonus semata, tapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan penghargaan kepada Persib yang telah mengharumkan nama Jawa Barat. Ia berharap aksi solidaritas ini bisa menjadi inspirasi bagi bentuk dukungan lainnya terhadap olahraga di daerah.

"Ini bentuk rasa cinta terhadap daerah dan prestasi olahraga kita. Tapi sekali lagi, saya ingin ini hanya dilakukan oleh yang benar-benar mampu dan benar-benar ikhlas. Jangan dipaksakan. Semangatnya adalah kebersamaan dan penghargaan, bukan kewajiban," tegas Dedi.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menjanjikan bonus sebesar Rp 2 miliar kepada Persib Bandung atas keberhasilan klub tersebut menjuarai Liga 1 Indonesia. Dalam perayaan kemenangan yang berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (25/5), Dedi menyatakan bahwa dana tersebut tidak akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Bonus enggak boleh pakai APBD, dana pemerintah. Bonus dari saya Rp 1 miliar. Dan saya tugaskan Pak Sekda untuk mengoordinasikan para pejabat Pemprov Jabar agar memberi bonus Rp 1 miliar. Tapi tidak boleh pakai APBD," ungkap Dedi di hadapan para Bobotoh.

Ia memastikan, dana Rp 1 miliar dari dirinya berasal sepenuhnya dari sumber pribadi. Sementara itu, sisa dana Rp 1 miliar diharapkan berasal dari patungan para pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Uangnya jelas saya ambil tabungan Rp 800 juta, kemudian saya lagi jual-jual sapi, hari ini lagi laku Rp 50 juta kali empat, jadinya Rp 200 juta. Halal,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore