
LUAPKAN DENDAM: Aksi Muhammad Hidayat (kiri) berusaha melewati hadangan bek Martapura FC Mohamad Arozi pada laga di Stadion Demang Lehman, Martapura (30/4).
JawaPos.com - Kebersamaan Persebaya Surabaya dan Muhammad Hidayat resmi berakhir di Liga 1 Indonesia musim ini. Pihak klub telah memastikan hal tersebut melalui pengumuman di media sosial.
Itu berarti, laga melawan Bali United di Gelora Bung Tomo akan menjadi laga terakhirnya. “Setiap ada awal pasti ada akhir. Berawal pada 2017, saat Persebaya kembali ke kancah sepak bola tanah air, kini, perjalanan Muhammad Hidayat bersama Green Force akan berakhir Jumat nanti (23/5/2025). Saat Persebaya menjamu Bali United di Gelora Bung Tomo," tulis postingan Instagram @officialpersebaya.
Muhammad Hidayat menjadi salah satu pemain penting Persebaya saat berjuang di Liga 2 hingga akhirnya lolos ke Liga 1 musim 2017/2018.
"Dayat sudah membela Persebaya 161 pertandingan. Saat Persebaya menjadi juara Liga 2, ia adalah pemain andalannya. Musim lalu, sampai akhirnya mengalami cedera di ujung musim, bersama pemain lain Kapten Dayat berjuang habis-habisan untuk menyelamatkan Persebaya dari degradasi," sambung Persebaya.
Di laga melawan Bali United, gelandang yang selalu identik dengan nomor punggung 96 tersebut akan bermain untuk terakhir kalinya di hadapan para Bonek.
"Saya, anda, kalian, semua pecinta Persebaya, pasti memiliki banyak kenangan indah bersama Kapten Dayat. Dia akan main dalam laga Persebaya vs Bali United Jumat nanti, mari kita beri tepuk tangan perpisahan untuk sang legend," tutup caption tersebut.
Irfan Jaya sebut Muhammad Hidayat legenda Persebaya
Setelah postingan tersebut, banyak Bonek yang meninggalkan pesan perpisahan dengan Hidayat. Beberapa diantaranya dari mantan rekan setimnya, salah satunya Irfan Jaya.
Pemain yang akan menghadapi Persebaya, Jumat nanti itu menyebut Hidayat sebagai seorang legenda. "Legend 96," tulisnya dengan emoji sedih dan emoji hati berwarna hijau.
Irfan Jaya dan Muhammad Hidayat pernah menjadi rekan satu tim sejak Persebaya masih berjuang di Liga 2 tahun 2017. Mereka juga menjadi pemain utama saat laga final Liga 2 melawan PSMS Medan.
Melansir Transfermarkt, saat promosi ke Liga 1, kebersamaan Irfan Jaya dan Muhammad Hidayat bertahan selama tiga musim, atau lebih tepatnya hingga musim 2019/2020. Mereka berpisah karena Irfan Jaya memutuskan hengkang ke PSS Sleman di musim 2020/2021.
Reva Adi Utama doakan yang terbaik untuk Muhammad Hidayat
Ucapan perpisahan juga diberikan oleh mantan rekan setimnya yang lain yaitu Reva Adi Utama. Bek kiri Dewa United tersebut berharap yang terbaik bagi karier Hidayat.
Bek kiri berusia 28 tahun tersebut mendoakan agar mantan rekan setimnya itu dapat meraih kesuksesan di klub manapun. "Sukses selalu saudara, semoga yang terbaik selalu menghampiri," tulis komentar Reva Adi.
Musim 2021/2022 menjadi awal pertemuan Hidayat dan Reva Adi sebagai rekan setim. Mereka berhasil membawa Persebaya menduduki posisi keempat di klasemen Liga 1.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
