
Stefano
JawaPos.com — Rumor panas kembali mengguncang bursa transfer pelatih Liga 1 jelang musim 2025/2026. Nama Stefano Cugurra alias Teco menjadi pusat perhatian setelah dipastikan tak lagi melatih Bali United musim depan.
Isu liar sempat mengaitkan pelatih berusia 50 tahun itu dengan Persebaya Surabaya. Namun manajemen Green Force akhirnya buka suara dan membantah tegas kabar tersebut.
Lewat kolom komentar di salah satu unggahan media Tanah Air, akun resmi @officialpersebaya menyebut rumor tersebut tidak bisa dipercaya.
“Gosip-gosip tidak bertanggung jawab seperti ini jangan dipercaya ya lur...,” tulis Persebaya Surabaya menanggapi kabar yang beredar.
Klarifikasi itu sekaligus memupus harapan Bonek yang sempat berharap Teco akan menukangi tim kebanggaannya.
Persebaya Surabaya menegaskan tidak ada komunikasi maupun rencana untuk mendatangkan eks juru taktik Persija Jakarta tersebut. Dengan pintu Persebaya Surabaya tertutup, perhatian pun beralih ke klub lain yang juga disebut-sebut meminati Teco. Salah satu yang mencuat adalah PSIM Jogjakarta, klub yang baru saja memastikan promosi ke Liga 1 musim depan.
Isu Teco gabung ke PSIM muncul dari akun Instagram @rumorbola yang kerap membagikan informasi seputar sepak bola nasional dan transfer pemain.
Dalam unggahannya pada Senin, 19 Mei 2025, disebutkan Teco kemungkinan besar akan menangani Laskar Mataram.
"Mengaku ada tawaran dari klub Thailand dan Vietnam, Teco berpotensi jadi pelatih PSIM di Liga 1 2025/2026," tulis akun tersebut.
Tak hanya itu, Teco juga dikabarkan menolak tawaran untuk kembali melatih Persija Jakarta, klub yang pernah ia bawa juara. Jika rumor ini benar, maka PSIM berhasil menyalip dua raksasa Liga 1 untuk mengamankan tanda tangan pelatih sarat prestasi.
Langkah ini tentu menjadi sinyal serius PSIM ingin tampil kompetitif di musim pertamanya kembali ke kasta tertinggi.
Stefano Cugurra memang bukan sosok sembarangan di dunia sepak bola Indonesia. Ia sukses membawa Persija Jakarta menjuarai Liga 1 Indonesia 2017/2018 dan mengulangi prestasi itu bersama Bali United.
Bersama Serdadu Tridatu, Teco mempersembahkan dua gelar Liga 1 secara back to back pada musim 2019 dan 2021/2022. Konsistensi itu menjadikannya sebagai salah satu pelatih tersukses di era Liga 1.
Kini, dengan statusnya sebagai pelatih bebas, Teco bebas memilih tim mana pun yang ingin ia latih. PSIM menjadi kandidat kuat karena dinilai siap memberikan proyek ambisius serta kebebasan dalam membangun tim.
Meskipun rumor tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari manajemen PSIM, spekulasi makin menguat dengan minimnya bantahan dari pihak klub.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
