
Penyerang Persis Solo, Ramadhan Sananta, mengaku diminati klub luar negeri. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com- Striker muda Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, mengambil langkah besar dalam kariernya dengan resmi merantau ke luar negeri. Pemain berusia 22 tahun itu telah menandatangani kontrak bersama klub asal Brunei Darussalam, Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM FC), yang musim depan akan berkompetisi di Liga Malaysia 2025/2026.
Kabar kepindahan Sananta dikonfirmasi langsung oleh DPMM FC melalui laman resmi mereka pada Senin (19/5). Meski sempat menerima sejumlah tawaran dari klub-klub besar Indonesia, termasuk Persija Jakarta, Sananta akhirnya menjatuhkan pilihan ke DPMM FC.
Klub yang bermarkas di Bandar Seri Begawan itu menyatakan bahwa pemain Persis Solo tersebut memang sejak awal telah menunjukkan ketertarikan pada proyek ambisius mereka.
"Ramadhan menerima beberapa tawaran dari tim-tim besar di Indonesia, termasuk Persija, tapi sejak awal, pilihannya adalah DPMM FC," tulis pernyataan klub.
Langkah DPMM FC merekrut Sananta juga menjadi bagian dari pemenuhan kuota pemain ASEAN yang diatur dalam regulasi Liga Malaysia. Musim depan, DPMM FC akan kembali berlaga di Liga Malaysia setelah absen selama 17 tahun. Terakhir kali mereka tampil di kompetisi tersebut adalah pada musim 2007.
Selama beberapa musim terakhir, DPMM FC aktif di Liga Singapura (S-League). Saat ini, mereka menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 41 poin dan masih menyisakan satu laga melawan Hougang United akhir pekan ini. Selain itu, DPMM FC juga tengah berjuang di Piala Singapura dan dijadwalkan menghadapi Lion City Sailors di babak semifinal dua leg pada 21 dan 27 Mei.
Sananta dijadwalkan bergabung dengan skuad DPMM FC pada awal Juli mendatang bersama keluarganya. Klub akan memulai persiapan menyambut Liga Malaysia 2025/2026 yang akan bergulir sekitar pertengahan Agustus.
Penyerang yang juga menjadi bagian dari skuad Garuda untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini tampil cukup impresif bersama Persis Solo musim ini. Sananta mencatatkan lima gol dan dua assist dari 29 penampilan, dan turut berperan penting dalam menjaga posisi Persis di Liga 1. Saat ini, Persis berada di peringkat ke-13 klasemen dengan 36 poin dan masih menyisakan satu laga melawan juara musim ini, Persib Bandung, pada Sabtu (24/5).
Kepindahan ke DPMM FC menjadi momentum penting bagi Sananta untuk meningkatkan level permainannya di kancah regional. Dengan kompetisi Liga Malaysia yang semakin kompetitif dan sorotan besar terhadap pemain ASEAN, Sananta diprediksi bisa menjadi aset berharga bagi DPMM FC.
Soal gaji, memang belum ada rincian resmi mengenai nilai kontraknya. Namun, merujuk pada pernyataan eks pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto, gaji pemain ASEAN di Liga Malaysia berkisar antara USD 7.500 hingga USD 8.000 per bulan. Melihat reputasi Sananta sebagai pemain Timnas dan daya tawar yang dimilikinya, bukan tidak mungkin ia menerima bayaran dua kali lipat dari angka itu.
Jika benar demikian, Sananta bisa mengantongi hingga Rp240 juta per bulan, atau sekitar Rp2,4 miliar selama satu musim. Angka ini belum termasuk bonus dan fasilitas lainnya dari klub.
Dengan usia yang masih muda dan potensi yang terus berkembang, Ramadhan Sananta kini resmi bergabung dalam barisan pemain Indonesia yang meniti karier di luar negeri. Eksistensinya di Liga Malaysia bukan hanya akan memperkaya pengalaman pribadi, tapi juga menjadi representasi kekuatan sepak bola Indonesia di Asia Tenggara.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
