
Rustam Lutfullin, wasit asal Uzbekistan, bersiap memimpin pertandingan Timnas Indonesia kontra China. (24h.com)
JawaPos.com - Menjelang pertandingan penting Timnas Indonesia di Putaran Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, telah diumumkan wasit beserta asisten yang akan memimpin dua laga terakhir skuad Garuda.
Pertandingan kandang melawan Tiongkok dan laga tandang ke Jepang menjadi momen krusial untuk menentukan nasib Indonesia dalam perebutan tiket ke Piala Dunia.
Pada laga ke-9 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/5), wasit asal Uzbekistan, Rustam Lutfullin, dipastikan memimpin jalannya pertandingan antara Indonesia melawan Tiongkok.
Rustam yang baru berusia 34 tahun ini bukan nama asing di kancah sepak bola Asia. Ia memiliki pengalaman luas memimpin berbagai pertandingan besar seperti Liga Champions Asia, Asian Games, Piala Asia U-17, hingga Piala Asia U-23.
Rustam Lutfullin juga didukung oleh lima asistennya yang juga berasal dari Uzbekistan, yakni Sanzhar Shoyusupov (asisten wasit 1), Alisher Usmanov (asisten wasit 2), Asker Nadjafaliev (ofisial keempat), Firdavs Norsafarov (wasit VAR), dan Abdilrashid Khudoyberganov (asisten wasit VAR).
Laga melawan Tiongkok ini diprediksi menjadi pertarungan hidup dan mati bagi kedua tim, khususnya bagi Tiongkok yang kini tertahan di posisi terbawah klasemen Grup C bersama Bahrain dengan masing-masing mengoleksi enam poin.
Kemenangan bagi Indonesia tidak hanya akan menjaga asa mereka melaju ke Piala Dunia 2026, tetapi juga akan memupus harapan Tiongkok untuk lolos.
Tidak hanya dari sisi teknis wasit, perhatian media internasional pun tertuju pada pemilihan Rustam sebagai pengadil pertandingan.
Media Tiongkok, 163.com, bahkan mengangkat nama Rustam dan mengingat perannya memimpin pertandingan sebelumnya saat Indonesia menang 2-0 atas Arab Saudi di kandang sendiri pada November lalu. Selain itu, Rustam juga memimpin pertandingan penting lain seperti Korea Selatan vs Irak di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026, dan laga perempat final sepak bola putra Asian Games antara Tiongkok dan Qatar.
Selang lima hari usai menghadapi Tiongkok, Timnas Indonesia akan bertolak ke Jepang untuk pertandingan pamungkas grup di Stadion Suita City Football, Suita. Di laga ini, wasit asal Korea Selatan, Kim Jong-hyeok, yang berpengalaman memimpin di Liga Korea, Liga Champions Asia, dan Piala Dunia U-20, akan bertugas. Lima asistennya juga berasal dari Korea Selatan, siap mendukung kelancaran jalannya pertandingan.
Saat ini, Timnas Indonesia menempati posisi keempat di klasemen Grup C dengan sembilan poin dari delapan pertandingan. Dengan hanya menyisakan dua laga tersisa, perjuangan skuad Garuda semakin berat untuk menyalip Australia (13 poin) dan Arab Saudi (10 poin) yang juga bersaing ketat merebut posisi runner-up dan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Sementara Jepang sudah dipastikan lolos sebagai juara grup dengan 20 poin.
Kondisi ini membuat dua laga terakhir Timnas Indonesia benar-benar menjadi ujian akhir yang menentukan masa depan sepak bola Indonesia di panggung dunia.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
