
Pemain Persebaya, Dejan Tumbas melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Semen Padang yang dianulir wasit pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (11/5). Persebaya dihatan imbang Semen Padang dengan skor 1-1.RIANA SETIAWAN/ JAWA P
JawaPos.com – Pertandingan antara Persebaya Surabaya kontra Semen Padang memang telah berakhir, Minggu (11/5). Namun, duel yang berakhir 1-1 itu menyisakan sejumlah drama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Pertama, sejumlah pentolan Bonek mendatangani area tribun VIP Stadion GBT, di mana Andre Rosiade selaku petinggi Semen Padang turut menyaksikan pertandingan tersebut.
Namun, yang menjadi drama sebenarnya adalah gol Dejan Tumbas yang dianulir. Padahal, jika wasit tak menganulirnya merujuk pengamatan VAR, maka Tumbas bisa menjadi penentu kemenangan.
Bonek pun mempertanyakan hasil pengamatan VAR, di mana Tumbas memang terlihat offside berdasarkan gambar yang ditampilkan, tapi kenapa gambar dan bukan video?
Muncul juga pertanyaan kenapa ngga lihat dari kamera yang sejajar dengan pemain? Jawabannya tidak ada kameranya. Keterbatasan inilah yang mau tidak mau diterima Bonek.
Nah, untuk yang digunakan di luar negeri itu adalah Semi-Automated Offside Technology (Teknologi Offside Semi Otomatis) yang lebih akurat dan cepat dalam membantu mengambil keputusan offside dengan lebih banyak menggunakan kamera.
View this post on Instagram
Alat ini berbeda dengan VAR dan belum ada di Indonesia. Ah, sudahlah!
Yang jelas, keputusan itu membuat Tumbas begitu frustasi. Pemain asal Serbia itu telah dua kali dianulir golnya lewat VAR. Selain golnya ke gawang Semen Padang, dia juga mengalaminya saat Persebaya menghadapi PSS Sleman.
Karena itu, tak heran dia begitu emosional ketika memasuki bangku bench pemain Green Force di sisi lapangan. Dia memegangi kepalanya tanda tak percaya, hingga melempar wristband (ikat pergelangan tangan) sebagai bentuk kekesalan.
Walau begitu, pemain Persebaya lainnya terus memberikan dukungan. Mereka percaya Tumbas adalah pemain yang telah bekerja keras dalam membangun kekuatan Green Force sejauh ini.
Bonek pun tak lupa memberikan bentuk dukungan kepada Tumbas lewat jagat maya. “Keep strong,” ungkap @des***
“Wong meneng nek digarai ngeri ngamok e,” timpal @irc***
“Tumbas iki wajib di pertahankan,” lanjut @alf***
“Uwong gak due udel. Sepanjsng permainan cari bola, pressing ketat pemain, sampai mau turun ke belakang membantu pertahanan,” ujar @yog***

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
