Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Semen Padang pekan 32 Liga 1 musim 2024/2025 dengan hasil imbang 1-1. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Menjelang berakhirnya Liga 1 musim 2024/2025, persaingan untuk merebut satu tempat di kompetisi Asia musim depan semakin ketat. Hingga pekan ke-32, tercatat ada empat tim yang masih berpeluang besar mengisi posisi runner-up klasemen, posisi yang diyakini menjadi jalur terakhir menuju kancah kontinental setelah Persib Bandung memastikan diri menjadi juara.
Empat tim tersebut adalah Dewa United, Persebaya Surabaya, Malut United, dan Borneo FC. Persaingan makin sengit karena selisih poin mereka yang tipis dan jadwal pertandingan yang krusial.
Dewa United di Posisi Terdepan
Saat ini, Dewa United berada di posisi kedua dengan 57 poin dari 32 laga. Klub berjuluk Tangsel Warriors ini tinggal membutuhkan lima poin lagi dari dua pertandingan tersisa untuk mengamankan tiket Asia. Mereka akan bertandang ke markas Persis Solo (17 Mei) sebelum menjamu PSBS Biak (25 Mei). Melihat performa stabil mereka sepanjang musim dan kualitas individu seperti Ricky Kambuaya dan Majed Osman, kans mereka untuk lolos cukup besar.
Persebaya dan Malut United Masih Menempel
Di bawah Dewa, Persebaya Surabaya membuntuti di posisi ketiga dengan 55 poin. Klub legendaris asal Kota Pahlawan ini wajib menyapu bersih dua laga terakhir kontra Borneo FC (18 Mei) dan Bali United (25 Mei), sambil berharap Dewa terpeleset. Misi mereka tak mudah karena lawan-lawan yang dihadapi adalah tim papan atas.
Malut United, tim kejutan musim ini, juga belum menyerah. Mereka kini mengoleksi 53 poin dan akan menghadapi PSIS Semarang dan Persija Jakarta di dua laga penutup. Sama seperti Persebaya, mereka harus menang dua kali dan berharap hasil buruk menimpa tim-tim di atas mereka. Kehadiran pemain seperti Guy Junior dan kiper tangguh Fajar Riyanto bisa jadi pembeda.
Borneo FC Masih Menjaga Asa
Di posisi kelima, Borneo FC memiliki 52 poin dan menjadi tim dengan peluang paling tipis. Mereka tidak hanya harus menang atas Persebaya dan Persik Kediri, tapi juga berharap tiga tim di atas mereka kehilangan poin. Namun, performa Pesut Etam cenderung inkonsisten sejak pertengahan musim, terutama setelah pergantian pelatih di bulan Maret.
Persaingan Ketat hingga Pekan Terakhir
Liga 1 musim ini menunjukkan karakter kompetisi yang semakin matang. Tidak hanya juara yang ditentukan lewat persaingan panjang, tetapi zona Asia juga menyajikan drama hingga pekan terakhir. AFC Champions League 2 dan AFC Cup 2 diperkirakan akan kembali jadi dua ajang utama yang diincar klub Indonesia, tergantung dari slot yang diberikan AFC berdasarkan ranking kompetisi nasional.
Berdasarkan peraturan AFC terkini, posisi runner-up di liga bisa menjadi penentu untuk tampil di level Asia, tergantung pada hasil evaluasi lisensi klub dan kesiapan infrastruktur. Oleh karena itu, selain harus mengejar poin, klub-klub ini juga dituntut memenuhi syarat profesional dan administratif seperti lisensi AFC, laporan keuangan transparan, dan bebas dari tunggakan gaji pemain.
Menariknya, di saat klub seperti Persib Bandung sudah dipastikan tampil, kompetisi untuk slot Asia lainnya justru menunjukkan sisi positif dari liga yang semakin kompetitif. Peluang tetap terbuka bagi siapa saja hingga peluit terakhir musim dibunyikan.
Jadwal Sisa Empat Tim Perebut Zona Asia

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
