
Rachmat Irianto bersama mendiang ayahnya, Bejo Sugiantoro. (Istimewa)
JawaPos.com — Rachmat Irianto akhirnya mampu menyamai jejak emas sang ayah, mendiang Bejo Sugiantoro, dengan meraih gelar juara Liga Indonesia. Bersama Persib Bandung, Irianto menorehkan sejarah pribadi sekaligus penghormatan emosional untuk sosok ayah yang begitu berpengaruh dalam hidupnya.
Gelar Liga 1 Indonesia 2023/2024 menjadi trofi pertama yang diraih Rian, sapaan akrab Rachmat Irianto, sebagai pesepak bola profesional. Tak berhenti di sana, musim ini, ia kembali membawa Persib Bandung menjuarai Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Pencapaian ini menjadikan Irianto sebagai salah satu pemain elite Tanah Air yang mampu mencicipi dua gelar juara liga secara beruntun.
Prestasi ini pun menempatkannya sejajar dengan sang ayah, Bejo Sugiantoro, yang pernah membawa Persebaya Surabaya juara pada era 1996/1997 dan 2004.
Bejo merupakan ikon sekaligus legenda hidup di Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia di era 1990-an hingga 2000-an.
Ketokohannya di dunia sepak bola membuat nama besar Bejo menjadi bayang-bayang panjang yang terus mengikuti langkah sang anak.
Namun, Irianto tidak menyerah begitu saja pada bayang-bayang tersebut. Sejak awal kariernya, ia ingin membuktikan dirinya bisa bersinar tanpa harus hidup di bawah nama besar Bejo Sugiantoro.
Rian dan sang ayah sempat bekerja sama secara profesional di Persebaya Surabaya sejak 2018. Bejo menjadi asisten pelatih, sementara Rian menjadi pemain muda andalan klub asal Surabaya tersebut.
Kebersamaan mereka dalam satu tim menjadi bagian penting dari pembentukan karakter Rian di lapangan. Dari situ, ia belajar langsung tentang etos kerja, disiplin, dan dedikasi sebagai pesepakbola sejati.
Tahun 2022 menjadi titik balik karier Rian saat memutuskan hijrah ke Persib Bandung. Keputusan ini bukan hanya soal mencari tantangan baru, tetapi juga untuk keluar dari bayang-bayang sang ayah.
Bersama Persib Bandung, Rian tumbuh menjadi pemain yang matang dan konsisten. Ia tampil sebagai salah satu pilar penting dalam keberhasilan Persib Bandung menaklukkan Liga 1 dua musim berturut-turut.
Gelar juara ini terasa sangat spesial bagi Rian karena merupakan pembuktian nyata atas kerja kerasnya selama ini. Ia tak ingin sekadar jadi "anak Bejo", tetapi ingin dikenang sebagai Rachmat Irianto yang punya prestasi sendiri.
"Juara ini jadi motivasi bagi saya. Makanya, saya harus ada di level di atas bapak. Karena orang pasti akan membandingkan saya dengan bapak. Akhirnya, saya bisa meraihnya dengan kerja keras," kata Rian usai menjuarai Liga 1 musim lalu.
Menurutnya, orang akan terus membandingkan dirinya dengan sang ayah, dan itu menjadi dorongan tersendiri untuk terus berkembang. Ia ingin menunjukkan dirinya layak mendapatkan tempat di antara pemain-pemain terbaik Indonesia.
Pencapaian ini pun menjadi makin emosional karena gelar Liga 1 Indonesia 2024/2025 diraih tanpa kehadiran Bejo Sugiantoro. Sang ayah telah berpulang pada 25 Februari 2025, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan dunia sepak bola nasional.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
