
Pemain Oxford United, Marselino Ferdinan (atas) dan Ole Romeny di Timnas Indonesia (Dok. Timnas Indonesia)
JawaPos.com - Duel menarik tersaji dalam laga lanjutan pekan ke-46 Championship antara Swansea dengan Oxford United, Sabtu (3/5) malam WIB. Pasalnya, pertandingan tersebut sejatinya menjadi kesempatan yang mempertemukan tiga pemain tim nasional Indonesia.
Pertarungan yang berlangsung di Swansea Stadium itu berakhir dengan skor sama kuat 3-3. The Swans gagal mengamankan tiga poin kendati sempat unggul sebanyak tiga kali.
Hujan gol di laga ini dibuka oleh sayap Swansea asal Korea Selatan Eom Ji-sung di menit 23 sebelum disusul oleh bek Oxford Greg Leigh lima menit sebelum babak pertama usai. Skor 1-1 menutup jalannya laga di paruh pertama.
Ronald Martins kembali membawa Swansea unggul lewat golnya di menit 57. Namun, Oxford United tidak tinggal diam dan langsung membalas lima menit kemudian melalui aksi Michal Helik.
Kejar mengejar gol terus terjadi hingga jelang akhir laga. Pasukan Alan Sheehan berusaha menjauh untuk ketiga kalinya dengan gol Liam Cullen di menit 82.
The U's yang bertekad mencuri poin di kandang lawan akhirnya mampu terhindar dari kekalahan usai Przemyslaw Placheta menyarangkan gol di menit tambahan 90+3.
Dalam laga tersebut, striker andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny turun sebagai sebelas pertama bagi Oxford United. Pemain yang baru didatangkan pada jendela transfer musim dingin lalu itu langsung menjadi andalan pelatih Gary Rowett.
Pemain 24 tahun ini sudah diturunkan dalam 14 laga dan membuat satu gol. Dari total laga yang telah dilakoni tersebut, Ole sudah tujuh kali dimainkan sebagai starter termasuk di laga ini.
Laga ini juga terasa istimewa bagi pemain Timnas lainnya yaitu Marselino Ferdinan. Pemain jebolan akademi Persebaya Surabaya ini akhirnya melakoni debutnya bersama tim utama Oxford United.
Sebelumnya, Marselino sempat empat kali berturut-turut masuk dalam daftar susunan pemain yang dipercaya Gary Rowett yaitu di pekan ke-14 hingga 17. Namun, dirinya belum mendapat kesempatan bermain ketika itu.
Marselino masuk di menit 77 menggantikan kompatriotnya di Timnas, Ole Romeny. Di laga debutnya, pemain 20 tahun itu mampu tampil impresif dengan mencatatkan lima umpan sukses dan mendapat rating 6,6.
Di sisi lain, di kubu Swansea sebenarnya juga terdapat pemain Timnas Indonesia yaitu Nathan Tjoe-A-On. Namun, pemain berposisi bek itu tidak masuk dalam skuad yang dimainkan di laga ini.
Musim ini, Nathan baru dimainkan sekali oleh Alan Sheehan, yaitu ketika The Swans mengalahkan Preston 3-0 di pekan ke-2 Championsip. Di pertandingan itu, pemain kelahiran Rotterdam, Belanda ini dimasukkan di menit 88 dan hanya membukukan dua menit pertandingan.
Pemain 23 tahun ini tampak masih berjuang untuk mendapat tempat utama di dalam tim. Dia sudah tersingkir dari skuad sejak 16 pekan yang lalu dan ini merupakan sinyal bahaya bagi posisinya di Swansea.
Dengan tambahan satu poin, Ole Romeny dkk menuntaskan musim ini dengan menempati posisi 17 di klasemen akhir, sedangkan Swansea berada di posisi yang lebih baik yaitu peringkat 11.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
