Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 14.00 WIB

Performa Timnas Indonesia Meningkat di Eranya, Erick Thohir Tak Ingin Jadi Ketua Umum PSSI Selamanya

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Dok. Antara)

JawaPos.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan pandangannya mengenai wacana perubahan durasi masa jabatan pimpinan PSSI yang akan dibahas dalam Kongres pada 4 Juni mendatang. Ia menegaskan bahwa batas maksimal jabatan ketua umum sebenarnya telah diatur dengan jelas dalam Statuta PSSI 2019.

Dalam aturan tersebut, masa jabatan ketua umum dibatasi maksimal tiga periode, dengan masing-masing periode berdurasi empat tahun.

"Peraturan dari FIFA sudah menyatakan bahwa pengangkatan kepengurusan maksimal tiga kali. Itu sudah ada, jadi tidak ada yang diubah-ubah," ucap Erick di Jakarta, Selasa (29/4).

Ketentuan ini termuat dalam Statuta PSSI 2019, tepatnya di Bab V Pasal 38 Ayat 3, yang menggarisbawahi bahwa masa jabatan Ketua Umum PSSI tidak boleh lebih dari tiga kali.

Erick mengakui bahwa sejumlah negara memiliki sistem berbeda terkait pemilihan pimpinan federasi, namun baginya, Statuta FIFA harus menjadi rujukan utama bagi setiap federasi dalam menetapkan struktur organisasinya.

"Banyak statuta di negara lain yang berbeda. Contoh di Korea, ada pemilihan ketua, kemudian ketua pilih exco. Itu tidak salah," jelasnya.

Saat isu perubahan durasi jabatan ketua umum mengemuka menjelang Kongres Tahunan PSSI, Erick menegaskan bahwa posisi tersebut sebaiknya tidak dipegang oleh satu orang terlalu lama.

"Jangan sampai PSSI ini ketua umumnya itu-itu saja. Harus ada batasan. Sebuah organisasi yang baik itu ketua umumnya tidak seumur hidup," tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyampaikan bahwa pembahasan terkait periode kepemimpinan Ketua Umum PSSI kemungkinan akan masuk dalam sesi sosialisasi di Kongres mendatang.

"Akan ada sosialisasi, belum, apakah benar atau tidak [perubahan durasi ketua umum] kan semua ada proses sosialisasi. Nanti akan diputuskan di kongres," kata Yunus.

"Belum masuk drafting, karena kita juga menunggu. Kan, kita sampaikan kepada kawan-kawan anggota, kita minta saran dan pendapatnya yang akan kita masukkan dalam kongres," ia menambahkan.

Di Era Erick Thohir, Timnas Indonesia Melesat
Di tengah pembahasan mengenai struktur organisasi PSSI, tidak bisa dipungkiri bahwa kinerja Timnas Indonesia mengalami lonjakan signifikan di bawah kepemimpinan Erick Thohir.

Sejak ia menjabat, Indonesia berhasil mencatat berbagai pencapaian penting, termasuk perbaikan posisi di ranking FIFA. Saat ini, Garuda menempati peringkat ke-123 dunia, yang menjadi salah satu posisi terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Tak hanya itu, Indonesia juga sukses menembus babak 16 besar Piala Asia 2023, lolos dari lawan-lawan tangguh bersama Irak dan Jepang di fase grup. Prestasi ini menjadi sejarah baru, karena merupakan kali pertama Indonesia lolos dari fase grup turnamen tersebut.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore