Dejan Tumbas (kiri) menggunakan helm pelindung kepala yang sempat dipopulerkan kiper legendaris Petr Cech. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya mendapat suntikan kekuatan jelang laga panas kontra Arema FC akhir pekan ini. Gelandang asal Serbia, Dejan Tumbas, dipastikan siap kembali bermain meski baru saja mengalami cedera kepala cukup serius.
Tumbas sudah terlihat ikut berlatih bersama rekan-rekannya di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, Jumat sore (25/4/2025).
Dalam sesi latihan tersebut, pemain 27 tahun itu mencuri perhatian karena mengenakan helm pelindung kepala mirip milik legenda Chelsea, Petr Cech.
Aksi Tumbas langsung menjadi sorotan publik, khususnya Bonek yang memadati pinggir lapangan. Mereka menjuluki sang pemain sebagai "Dejan Cech" karena tampil nyentrik dengan helm khas penjaga gawang legendaris itu.
Kembalinya Tumbas tentu menjadi kabar baik bagi Green Force yang akan menjamu Arema FC pada 28 April 2025 mendatang.
Pertandingan bertajuk Derby Jatim ini sangat krusial dalam perburuan poin jelang akhir musim Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Sebelumnya, Tumbas mengalami insiden mengerikan saat Persebaya Surabaya menghadapi Madura United pada Minggu malam (20/4/2025).
Insiden itu terjadi pada menit ke-80 ketika ia berbenturan dengan Jordy Wehrmann dalam duel perebutan bola di lini tengah.
Benturan keras tersebut membuat kepala bagian belakang Tumbas terkena lutut Jordy dari arah belakang. Akibatnya, ia mengalami pendarahan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan intensif.
Dokter tim Persebaya Surabaya, dr. Ahmad Ridhoi, menyebut Tumbas sempat mengalami gejala cedera otak sedang. Ia mengeluh nyeri hebat di kepala dan bahkan sempat kehilangan kesadaran sesaat saat pertandingan berlangsung.
Setelah melalui observasi ketat dan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI), hasilnya menunjukkan kondisi Tumbas membaik. Tidak ditemukan gejala lanjutan seperti muntah, pandangan kabur, atau nyeri berkelanjutan.
Meski sudah terlihat bugar, tim medis Persebaya Surabaya tetap melakukan pemantauan harian demi pemulihan optimal.
Mereka akan mengevaluasi perkembangan kondisi Tumbas dari hari ke hari sebelum benar-benar melepasnya bertanding secara penuh.
Tumbas sendiri tampak antusias mengikuti sesi latihan meski belum 100 persen pulih. Helm pelindung yang digunakannya menjadi bentuk perlindungan tambahan agar insiden serupa tak terulang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
