Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 April 2025 | 18.43 WIB

Bruno Moreira, Pilih Mengemudi Sendiri hingga Hapal Jalanan Surabaya

Bruno Moreira berpose di depan mobil yang sering dikendarainya di Surabaya. (Bagus Putra Pamungkas/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Jika mayoritas pemain asing memiliki sopir pribadi, tidak begitu dengan Bruno Moreira. Winger Persebaya Surabaya itu memilih mengemudi sendiri.

Bruno memang diberi fasilitas mobil pribadi berjenis MPV (Multi Purpose Vehicle) oleh pihak klub. Dan, setiap sesi latihan, dia selalu datang dengan mobil tersebut. Lantas, sejak kapan Bruno mulai mengendarai mobil pribadi di Surabaya?

"Sejak awal datang di Persebaya pada musim lalu, saya sudah mengemudi mobil sendiri. Tanpa sopir," kata Bruno saat ditanya Jawa Pos.

Awalnya, Bruno memang agak nekat. Meminta untuk mengendarai mobil sendiri. Padahal, dia sama sekali tidak hapal jalanan di Surabaya.

Tapi, Bruno tetap nekat. "Awalnya saya pakai google maps. Kalau tidak pakai google maps, saya bisa tersesat," jelas pemain jebolan akademi Santos FC tersebut.

Apakah dia pernah mengalami kesulitan mengemudi di Surabaya? "Sebenarnya tidak ada masalah. Saya juga tidak pernah ganti mobil. Jadi, saya paham dengan kondisi kendaraan," tambahnya.

Apalagi, Indonesia dan Brasil punya kesamaan. Mobil di dua negara itu sama-sama memiliki setir di sisi kanan. Hal itu membuat Bruno lebih cepat beradaptasi. Cuma, ada satu hal yang membuatnya merasa sedikit canggung: aturan di jalan. "Kalau di Brasil, mobil berjalan di sisi kanan. Kemudian sisi kiri untuk menyalip kendaraan. Kalau di Indonesia kebalikannya," beber pemain asli Santos itu.

Beberapa kali dia kebingungan saat di jalan, terutama ketika ingin putar balik. "Di Indonesia, kalau mau putar balik saya harus tetap berada di jalur kanan. Kemudian baru bisa memutar. Awalnya saya sempat grogi. Tapi, seiring berjalannya waktu, saya sudah mulai terbiasa," beber pemain yang pernah memperkuat tim asal Korea Selatan, Ansan Greeners, tersebut.

Dan, setiap grogi, dia selalu punya pikiran buruk: bagaimana kalau nanti saya didatangi polisi lalu lintas? "Tapi sampai saat ini saya belum pernah berurusan dengan polisi selama mengemudi. Jangan sampai lah ya," katanya lantas terbahak.

Kini, setelah hampir dua tahun mengemudi di jalanan Surabaya, Bruno sudah semakin 'nglotok'.

Terbukti, dia sudah tidak pernah membuka google maps saat mengemudi. "Saya datang ke tempat latihan, belanja di supermarket, termasuk pergi ke restoran, kini sudah mengemudi tanpa google maps. Saya sudah hapal jalanan di Surabaya," beber pemain yang kemarin tepat berusia 26 tahun tersebut. Dia sering berkunjung ke supermarket dan restoran bersama sang istri.

Meski sudah hapal jalan, tapi Bruno sesekali tetap membuka google maps. Itu dilakukan saat dia mengadakan pertemuan dengan rekannya di suatu tempat. "Kadang kalau saya tidak tahu tempat tersebut, saya buka google maps. Sebenarnya saya tahu jalannya ke arah mana. Tapi, untuk memastikan agar tidak tersesat, saya selalu membuka google maps," pungkas Bruno.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore