Laga Madura United vs Persija. (Dok. MU)
JawaPos.com - Madura United berpeluang mencatatkan sejarah. Laskar Sape Kerrab bisa menjadi tim Indonesia pertama yang lolos ke babak final AFC Challenge League East Region 2024-2025.
Syaratnya, mereka harus tampil bagus di babak semifinal menghadapi tim asal Kamboja, Svay Rieng FC. Laga leg pertama akan dihelat di Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Penh, Kamboja. Skuad sudah tiba di Kamboja Selasa (8/4) malam.
Mereka kemudian melakukan sesi preskon siang tadi. Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina optimistis timnya bakal memberi kejutan. "Karena kami berhasil melalui tantangan pertama dengan mengalahkan tim elit, Persija Jakarta," kata Annisa.
Sebelumnya, Madura United memang mengandalkan Persija 1-0 di Liga 1 2024-2025 (6/4). Kemenangan itu dianggap jadi modal berharga jelang bentrok melawan Svay Rieng. "Seperti yang bisa dilihat, semangat pemain Madura United sangat luar biasa saat mengalahkan Persija. Mereka bermain ngotot meski menghadapi tim papan atas," tambah ibu satu anak tersebut.
Karena itu, dia yakin timnya bisa meneruskan tren positif. Apalagi mereka berangkat dengan kondisi terbaik. Beberapa pemain kunci juga tengah on fire. Sebut saja Lulinha, Iran Junior, hingga Youssef Ezzejari. Belum lagi ada pemain lokal yang juga siap turun. Seperti Haudi Abdillah dan M. Risky Afrizal.
Annisa juga berharap tuah hari raya Idul Fitri bisa membawa berkah bagi timnya. "Seperti laga perempat final (melawan Tainan City FC) yang digelar pada bulan suci Ramadan, lagi semifinal kali ini juga diselenggarakan dalam momen Hari Raya Idul Fitri. Tentunya kami berharap menuai berkah Idul Fitri, yang bagi umat Muslim itu adalah bulan kemenangan," tegas Annisa.
Sayang, beberapa pemain Madura United dipastikan absen. Bek Koko Ari Araya dan Nur Diansyah masih dibekap cedera. Keduanya tidak dibawa dalam lawatan ke Kamboja.
"Alhamdulillah, perjalanan panjang dari Surabaya ke Kamboja sedikit melelahkan, namun para pemain dapat menikmatinya. Cuaca di sini kami rasa sama dengan di Madura, dan para pemain sudah dapat menyesuaikannya," kata Media Officer Madura United Ferdiansyah.
Pelatih Madura United Angel Alfredo Vera (kiri) dan pemain Madura United Jordy Wehrmann saat melakukan sesi konferensi pers di Phnom Penh, Kamboja, Rabu (9/4) pagi. (Dok. MU)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
