
Persija Jakarta tengah dilanda kekecewaan mendalam usai menelan kekalahan dari Madura United pada laga pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Media Persija)
JawaPos.com — Persija Jakarta tengah dilanda kekecewaan mendalam usai menelan kekalahan dari Madura United pada laga pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kekalahan yang terjadi pada Sabtu, 6 April 2025 itu meninggalkan luka emosional yang cukup dalam bagi skuad Macan Kemayoran.
Pelatih Carlos Pena tidak menutupi rasa frustasi dan penyesalan yang dirasakannya usai laga tersebut. Menurutnya, hasil negatif itu seharusnya bisa dihindari jika tim tampil lebih disiplin dan fokus sejak menit pertama.
Namun ia menegaskan masa lalu tidak bisa diubah, yang bisa dilakukan adalah meresponsnya dengan sikap dan mental juara. Pena langsung mengalihkan fokus timnya untuk laga penting berikutnya melawan Persebaya Surabaya.
Laga klasik penuh gengsi itu akan digelar pada Sabtu malam, 12 April 2025, pukul 19.00 WIB. Persija akan tampil di kandang sendiri dan disaksikan ribuan Jakmania yang siap memberikan dukungan penuh.
Carlos Pena menyebut laga kontra Persebaya Surabaya sebagai momen kebangkitan yang tak boleh disia-siakan. Ia ingin anak asuhnya mengubah kekecewaan menjadi motivasi berlipat untuk meraih tiga poin.
"Kami memiliki kesempatan yang bagus melawan Persebaya di kandang. Akhirnya bisa disaksikan suporter akhir pekan nanti," ujar Carlos Pena dengan nada optimistis.
Ia merasa kehadiran Jakmania akan menjadi kekuatan tambahan yang bisa mendongkrak semangat bertanding para pemain.
"Kami haru mengonversi kekecewaan, frustasi, amarah menjadi energi untuk pertandingan melawan Persebaya," lanjutnya.
Momen tampil di hadapan suporter ini menjadi titik balik yang sangat dinanti oleh seluruh pemain. Carlos Pena tidak ingin amarah dan frustasi timnya hanya menjadi beban yang membelenggu permainan. Ia meminta seluruh elemen Persija menjadikannya sebagai bahan bakar untuk tampil lebih buas dan penuh determinasi.
"Sekarang kami harus tetap berjuang untuk menjaga posisi. Target di musim ini adalah empat besar. Meski begitu, tentu kami harus tetap memenangkan pertandingan demi pertandingan. Kami harus melakukan itu," tegas Carlos.
Ia menekankan pentingnya merespons hasil buruk dengan kerja keras dan konsistensi.
Menurutnya, laga ini bukan hanya soal membalas kekalahan dari Madura United. Tapi juga menyangkut harga diri Persija Jakarta yang ingin menjaga marwah di papan atas klasemen.
Saat ini Persija memang masih berada di posisi empat besar klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Mereka mengoleksi 43 poin hasil dari 12 kemenangan, tujuh imbang, dan delapan kekalahan.
Jumlah poin itu sebenarnya sama persis dengan Malut United yang menghuni posisi kelima. Hanya selisih gol yang membuat Persija masih unggul tipis dalam perebutan posisi akhir musim.
Ia tahu tekanan dari tim-tim pesaing sangat besar menjelang akhir musim ini.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
