Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 April 2025 | 19.09 WIB

Piala Asia U-17: Coach Nova Arianto Terapkan Peraturan Ketat Sampai Pelajari Ilmu dari Shin Tae-yong

Coach Nova Arianto dan Timnas Indonesia U-17 akan melanjutkan perlawanan di Piala Asia U-17. (X @FaktaBola)

 

JawaPos.com - Garuda muda akan melanjutkan kompetisi Piala Asia U-17 2025 kontra Yaman U-17, pada Senin (7/4) malam WIB. Laga ini akan menjadi pembuktian kembali anak asuhan Nova Arianto, yang pada laga pertama mampu menundukkan perlawanan dari tim kuat, Korea Selatan.

Pertandingan yang berkesudahan 1-0 untuk Garuda Muda ini dipersembahkan oleh Evandra Florasta. Tendangan penalti yang berhasil digagalkan kiper Korea Selatan langsung dihajar tanpa ampun oleh Evandra pada menit 90+1 untuk mengunci kemenangan Timnas Indonesia U-17.

Dalam berbagai kesempatan, pelatih sekaligus legenda sepak bola Indonesia, Nova Arianto, telah memberikan teknik latihan yang keras dan tegas dalam menguji kekuatan fisik maupun teknikal yang dimiliki anak asuhnya. Coach Nova Arianto juga menegaskan bahwa hal ini didapatkan dari mantan kepala pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

"Pastinya saya belajar banyak dari beliau (Shin Tae-yong). Setelah mempelajari permainan Korea Selatan, saya mencoba menerapkan taktik yang sama yang pernah beliau lakukan," ungkapnya.

"Saya bersyukur para pemain bisa sangat bekerja keras dan disiplin. Mereka mengerti dengan taktik tersebut," ucapnya.

Tidak hanya pemahaman taktik yang ia berikan, tetapi Nova Arianto juga menerapkan pembentukan fisik dasar dan latihan meningkatkan massa otot dari para pemain muda ini. Rasa disiplin yang diterapkan dalam latihan fisik maupun di lapangan latihan dapat diterapkan ketika Timnas Indonesia U-17 menghadapi Korea Selatan pekan lalu.

Coach Nova Arianto juga menerapkan hal disiplin lainnya dalam kehidupan pribadi para punggawa muda Timnas Indonesia U-17. Nova Arianto membatasi penggunaan sosial media yang berlebihan bagi para pemainnya agar fokus mereka tidak terpecah, baik ketika menerima pujian maupun saat mendapat caci maki dari para penggemar.

Dikutip berdasarkan laporan jurnalis olahraga, Sonivano, menurut investigasi yang ia temui, Evandra Florasta juga melakukan konfirmasi bahwa Coach Nova Arianto memasang denda jika para pemain terlalu fokus pada media sosial. Dendanya bervariasi mulai dari uang Rp 500.000 sampai dicoret dari pemusatan latihan tim.

Sementara itu, menurut Matthew Baker, para pemain hanya diberi kebebasan untuk melakukan kontak melalui aplikasi WhatsApp dan tidak menyentuh sama sekali sosial media, layaknya Instagram.

Peraturan ketat yang diterapkan oleh Coach Nova Arianto ini bisa menjadi salah satu keuntungan bagi para pemain Timnas Indonesia U-17. Pasalnya, dalam kompetisi junior ini juga menjadi salah satu pintu masuk Indonesia untuk dapat mencicipi Piala Dunia U-17 mendatang.

Duel melawan Yaman nanti adalah duel penentu bagi para punggawa muda ini setelah melewati berbagai macam latihan fisik dan teknikal yang diberikan Nova Arianto dan jajarannya. Diharapkan permainan atraktif, sabar, dan disiplin seperti saat menghadapi Korea Selatan dapat kembali diterapkan.

"Untuk laga selanjutnya? Yang pasti saya minta tetap fokus, pemain jangan sampai terlena dengan hasil ini, karena saya gak mau seperti itu," kata Nova usai laga melawan Korea Selatan lalu.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore