Ekspresi pemain Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta, saat membobol gawang Korea Selatan U-17 di Piala Asia U-17 2025. (Dok. AFC)
JawaPos.com- Kekalahan mengejutkan Timnas Korea Selatan (Korsel) U-17 dari Indonesia U-17 di laga perdana Grup C Piala Asia U-17 2025 menciptakan guncangan besar di kalangan pecinta sepak bola Negeri Ginseng. Pertandingan yang digelar pada (4/4) lalu di Stadion Prince Abdullah Al Faisal Sports City, Jeddah, Arab Saudi, berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Indonesia.
Korea Selatan U-17, yang pernah dua kali menjadi juara pada edisi 1986 dan 2002, datang dengan ambisi besar di turnamen tahun ini. Namun, harapan tinggi itu langsung terguncang saat mereka harus tunduk dari tim Garuda Asia di laga pembuka.
Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang tercatat 21 tembakan dilepaskan skuad muda Korea Selatan tak mampu menembus rapatnya pertahanan Indonesia. Sebaliknya, Indonesia tampil efisien dan memanfaatkan satu dari sedikit peluang emas untuk mencetak gol kemenangan.
Gol semata wayang dicetak oleh Evandra Floresta di menit ke-90+2 setelah memanfaatkan bola muntah dari tendangan penalti yang sempat ditepis kiper lawan.
Media Korea Selatan pun tak mampu menyembunyikan kekecewaan mereka. Salah satunya, STN News yang memberikan sorotan tajam terhadap sepak bola Korea Selatan.
"Tim U-17 Korea Selatan tak mampu cetak gol, sungguh memalukan bagi sepak bola kami, kini harus takut pada Indonesia," tulisnya.
Dalam artikelnya, STN News menyebut kekalahan ini sebagai tamparan keras bagi sepak bola Korea Selatan, yang selama ini dikenal sebagai kekuatan utama di Asia. Mereka menyebut performa tim asuhan pelatih Baek Ki-tae mengecewakan karena gagal menunjukkan efektivitas meski memiliki banyak peluang.
Tak hanya itu, Soha, media olahraga Vietnam juga menyoroti kekalahan Korea Selatan dengan nada tajam. Dalam analisisnya, mereka menyebut kekalahan ini bisa membuat langkah Korea Selatan menuju Piala Dunia U-17 2025 menjadi berat.
Meski agresif, dari 21 tembakan yang dilakukan hanya 3 yang benar-benar mengancam gawang Indonesia, sedangkan Indonesia justru sukses mencetak gol dari satu dari sedikit peluang yang dimiliki.
Kini, tekanan besar ada di pundak Korea Selatan. Mereka wajib menang di dua laga sisa fase grup jika ingin menjaga asa lolos ke babak perempat final sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2025. Sesuai jadwal, Korea Selatan U-17 akan menghadapi Afghanistan pada (8/4) pukul 00.15 WIB, dan melawan Yaman pada (11/4) mendatang.
Sementara itu, Timnas U-17 Indonesia kini berada di posisi kedua klasemen Grup C dengan 3 poin, sama seperti Yaman yang unggul selisih gol. Kemenangan atas Korea Selatan menjadi modal penting bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk melanjutkan tren positif dan mengejar tiket ke fase gugur.
Media Vietnam juga menambahkan bahwa tim-tim seperti Vietnam, Jepang, dan Australia pun tengah berjuang keras merebut tiket ke perempat final demi meraih kesempatan tampil di ajang prestisius Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Qatar pada November 2025 mendatang. (*)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
