Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 18.54 WIB

Cerita Proses Naturalisasi Marc Klok di Timnas Indonesia, Baru Tahu Punya Darah Keturunan Lewat Internet

Kapten Persib Bandung Marc Klok. (X/@marcklok_23) - Image

Kapten Persib Bandung Marc Klok. (X/@marcklok_23)

JawaPos.com–Kapten Persib Bandung Marc Klok menjelaskan secara gamblang mengenai bagaimana mengetahui mempunyai darah Indonesia. Rupanya, sang pemain baru menyadari informasi lewat internet.

Marc Klok merupakan salah satu pemain asal Belanda yang dinaturalisasi sebelum gelombang kedatangan pemain dari Eropa ketika PSSI dibawah arahan Erick Thohir. Kendati sudah menjadi WNI sejak 2017, Klok baru bisa bermain membela Timnas Indonesia pada 2022.

Saat Shin Tae Yong masih melatih Timnas Indonesia, Klok sempat menjadi pilihan. Pemain yang pernah bermain di Belanda, Skotlandia, Bulgaria, dan Inggris, tersebut terakhir kali bermain mengenakan jersey Garuda pada Maret 2024. Dalam sebuah kesempatan, Klok buka-bukaan mengenai proses menjadi pemain naturalisasi Indonesia.

Semula, menjalani proses tersebut lantaran dia diketahui mempunyai darah keturunan. Namun, seiring berjalannya waktu pemain berusia 31 tahun ini kabarnya tak bisa membuktikan dokumen soal mempunyai darah keturunan. Sehingga dia dinaturalisasi lewat jalur tinggal lima tahun berturut-turut di Indonesia.

Karena tak bisa membuktikan dokumen, Marc Klok pun sempat mendapat sorotan dari publik, kendati tetap dinaturalisasi dan bisa membela Timnas Indonesia. Ketika kembali disinggung mengenai proses naturalisasi, Klok merasa sejatinya tidak mengetahui benar-benar memiliki darah Indonesia.

"Sejujurnya, saya tidak tahu. Ketika saya bermain di Makassar, mereka (PSSI) menawari saya bermain untuk tim nasional. Jadi saya pikir disitulah semua bermula," ucap Klok seperti dinukil di Youtube Mills.

"Kemudian saya menelepon kedua orang tua saya dan mengatakan bayangkan saya bisa bermain untuk Timnas Indonesia dan orang tua saya menjawab tidak mungkin, bagaimana caranya?" ucap Marc Klok

Kemudian selang beberapa bulan, Klok yang saat itu masih membela PSM Makassar, tiba-tiba mendapatkan kiriman perihal silsilah keluarga yang ditemukan ayahnya dari internet.

"Ayah saya lalu bilang apakah kamu tahu bahwa kakek buyutmu lahir di Makassar? Seketika saya bilang ke ayah saya, kamu bercanda kan? (ayah saya bilang) Ini tidak bercanda. Lihat saya menemukannya di sini. Dia bilang pergilah ke perpustakaan di sana (Makassar) untuk melihat,” sambung Klok.

Klok menambahkan bahwa informasi yang dia dapat dari ayahnya itu seperti sebuah takdir. Pasalnya, dia tertarik membela Timnas Indonesia sejak tiba pertama kali di Makassar. Terlebih lagi ternyata kakek buyutnya lahir di kota Sulawesi Selatan itu.

"Tapi itu ada di online (internet). Jadi apa yang saya lakukan saya Capture itu dan saya mengunggahnya di Instagram Story saya," ujar Klok.

"Dan saya seperti, mungkin ini takdirnya. Saya belum pernah mendengar tentang Makassar dalam hidup saya sebelumnya dan jadi saya pikir disitulah semuanya dimulai," jelas Klok.

Seketika, Klok kemudian dipanggil Timnas Indonesia pada ajang SEA Games 2021 di Vietnam pada Mei 2022. Kala itu dirinya membela Timnas Indonesia U-23. Dia diizinkan main meski sudah berusia 29 tahun karena panitia mengizinkan pemain senior untuk tampil.

Kemudian panggilan di level senior pun datang. Klok mencatat debut untuk Pasukan Garuda di laga persahabatan kontra Bangladesh pada Juni 2022 lalu. Sejauh ini, dirinya telah mencatat 19 caps dan mencetak 4 gol.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore