
Persebaya Surabaya mendapat sorotan tajam setelah masuk daftar tim dengan jumlah akurasi passing terendah di Liga 1 Indonesia musim 2024/2025. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya mendapat sorotan tajam setelah masuk daftar tim dengan jumlah akurasi passing terendah di Liga 1 Indonesia musim 2024/2025. Statistik ini mengejutkan banyak pihak mengingat Persebaya Surabaya dikenal sebagai tim yang memiliki kualitas pemain mumpuni di lini tengah.
Data terbaru dari LIB menunjukkan Persebaya Surabaya hanya mencatatkan 2.081 operan akurat sepanjang musim ini. Angka tersebut menempatkan Green Force di peringkat ke-15 dalam daftar akurasi passing, hanya unggul dari Semen Padang, Bali United, dan PSM Makassar.
Gaya bermain direct yang diterapkan Paul Munster diduga menjadi penyebab rendahnya akurasi operan tim.
Strategi ini membuat Persebaya Surabaya lebih sering mengandalkan bola panjang ke lini depan daripada membangun serangan dengan operan pendek.
Sementara tim-tim seperti Dewa United, Borneo FC, dan Persib Bandung mampu mencatatkan lebih dari 2.200 operan akurat, Persebaya Surabaya masih tertinggal dalam aspek ini.
Photo
Padahal, mereka memiliki gelandang-gelandang berkualitas seperti Francisco Rivera dan Gilson Costa.
Persebaya Surabaya memang tampil cukup baik dengan 14 kemenangan dalam 27 pertandingan musim ini. Namun, statistik ini menunjukkan ada aspek permainan yang perlu diperbaiki jika ingin bersaing di papan atas.
Pelatih Paul Munster pun langsung merancang strategi untuk meningkatkan performa tim setelah libur Lebaran.
Ia telah menyiapkan sesi latihan khusus sebelum tim kembali bertanding melawan Persija Jakarta pada 12 April 2025 mendatang.
Sebelum libur, Persebaya Surabaya akan menggelar game internal pada Jumat (28/3/2025) malam. Dalam sesi ini, semua pemain akan mendapatkan menit bermain untuk menjaga ritme dan ball feeling mereka.
"Jumat malam kami akan melakukan game internal. Pemain tertentu akan memiliki menit tertentu. Tentunya ini untuk pemain yang telah bermain maupiun pemain yang belum bermain. Jadi semua orang akan bermain penuh pada hari Jumat. Setelah itu mereka akan menjalani program individu lagi dan kemudian 3 April kami akan mulai lagi. Semua orang akan kembali untuk latihan tim dan video persiapan untuk Persija. Jadi kami sudah memiliki jadwal dan rencana sejak bulan lalu," jelas Paul Munster.
Munster menjelaskan latihan ini bertujuan agar semua pemain tetap dalam kondisi prima. Mereka yang jarang bermain akan mendapatkan kesempatan bermain penuh agar tetap siap saat kompetisi dilanjutkan.
Setelah game internal tersebut, pemain akan mendapatkan libur singkat untuk merayakan Lebaran. Mereka dijadwalkan kembali berlatih bersama pada 3 April 2025 di Surabaya.
Selama masa libur, para pemain tidak sepenuhnya bebas dari aktivitas fisik. Mereka diberikan program latihan individu untuk menjaga kebugaran dan ketahanan tubuh.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
