Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 23.18 WIB

Fakta Unik Persebaya Surabaya dan Bali United, Dua Tim yang Lini Belakangnya Melempem di Liga 1 Indonesia 2024/2025!

Bek Persebaya Surabaya Dime Dimov duel dengan Ciro Alves dari Persib. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.comLiga 1 Indonesia 2024/2025 telah memasuki pekan ke-27 dan persaingan menuju gelar juara semakin ketat. Namun, ada satu fakta menarik yang menjadi perhatian, yakni lini belakang Persebaya Surabaya dan Bali United yang belum mencetak satu gol pun sepanjang musim ini.

Kedua tim ini memiliki komposisi pemain bertahan yang solid. Namun, kontribusi mereka di depan gawang lawan masih nol. Padahal, banyak tim lain yang justru mendapatkan tambahan gol dari sektor pertahanan mereka.

Dari data statistik, Dewa United menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak dari pemain belakang, yakni 4 gol. Arema FC dan Persib Bandung juga cukup produktif dengan masing-masing 3 dan 7 gol dari lini pertahanan mereka.

Dime Dimov berpotensi hengkang dari Persebaya Surabaya musim depan. (Media Persebaya)

Sementara itu, Persebaya Surabaya dan Bali United justru mencolok karena tidak memiliki satu pun gol dari lini belakang. Hal ini tentu menjadi sorotan mengingat kedua tim memiliki ambisi besar dalam perburuan gelar juara.

Performa Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini cukup menjanjikan. Mereka mencatatkan 14 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 7 kekalahan dari 27 pertandingan.

Namun, ketajaman lini belakang dalam membantu serangan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Paul Munster.

Bali United juga mengalami situasi serupa dengan 11 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 9 kekalahan dalam 27 pertandingan. Lini serang mereka cukup tajam dengan koleksi 41 gol, tetapi kontribusi dari lini belakang tetap nihil.

Keberhasilan tim dalam mencetak gol dari berbagai posisi tentu menjadi faktor kunci dalam kompetisi ketat seperti Liga 1.

Klub seperti Persib dan PSM Makassar menunjukkan bagaimana pemain belakang bisa turut berkontribusi dalam mencetak gol.

PSM Makassar bahkan menjadi salah satu tim dengan kontribusi gol terbesar dari lini belakang, yakni 8 gol.

Fakta ini membuktikan lini belakang yang solid tidak hanya bertugas menjaga pertahanan. Mereka juga bisa menjadi senjata tambahan dalam menyerang.

Ketika membandingkan statistik, Persebaya Surabaya telah mencetak 32 gol dan kebobolan 28 kali sepanjang musim ini. Sementara itu, Bali United lebih produktif dengan 41 gol, tetapi juga lebih rapuh dengan kebobolan 33 kali.

Fakta Persebaya Surabaya dan Bali United belum mendapatkan gol dari bek mereka tentu menjadi keprihatinan tersendiri.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore