Desain jersey kuning Persebaya Surabaya sebenarnya telah dikonsep sejak lama. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya baru saja mengungkap alasan di balik pembuatan jersey kuning mereka di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Ternyata, ide ini sudah dimatangkan sejak satu tahun lalu dengan riset mendalam dan melibatkan legenda klub.
Lewat unggahan di akun Instagram resminya, Persebaya Surabaya menjelaskan sejarah panjang di balik jersey berwarna kuning tersebut. Warna ini bukan sekadar estetika, tapi juga punya makna historis yang mendalam.
Gagasan membuat jersey kuning ini pertama kali dimatangkan pada 6 Maret 2024 di Surabaya Town Square (Sutos). Pada momen itu, Persebaya Surabaya mengundang dua legenda mereka, Maura Hally dan Yongki Kastanya.
Kehadiran dua legenda ini bukan tanpa alasan. Mereka adalah saksi sejarah yang pernah mengenakan jersey kuning Persebaya Surabaya di masa lalu.
Yongki Kastanya bahkan masih menyimpan jersey kuning matchworn miliknya. Jersey bernomor 17 itu dominan kuning dengan aksen merah dan biru di bagian pundak.
Dalam wawancara bersama Persebaya Surabaya, Om Yongki mengingat jelas momen bersejarah saat mengenakan jersey tersebut. Ia menyebut tahun 1993 sebagai kali pertama Persebaya Surabaya memakai jersey kuning itu dalam pertandingan resmi.
Saat itu, aturan soal warna jersey belum seketat sekarang. Sebuah tim bisa memilih warna jersey tertentu bahkan menjelang hari pertandingan.
Manajer Persebaya Surabaya saat itu, almarhum H. Agil Haji Ali, diam-diam sudah menyiapkan jersey kuning tersebut. Keputusan mendadak ini terbukti membawa keberuntungan.
”Saya ingat waktu itu 1993, ketika itu aturan jersey belum seketat sekarang, satu tim bisa saja memilih warna jersey tertentu menjelang hari H pertandingan. Manajer Persebaya saat itu, Almarhum H. Agil Haji Ali tanpa kami ketahui sudah menyiapkan jersey kuning ini, kami pun memakainya. Ternyata kami berhasil menang di Makassar melawan PSM,” kenang Yongki.
Persebaya Surabaya berhasil menang di Makassar melawan PSM saat itu. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan bagi Bonek.
Sejak ide itu dimatangkan, tim Persebaya Store mulai mengembangkan desain jersey kuning dengan sentuhan modern. Jersey tersebut hadir dengan warna kuning keemasan dan aksen merah serta hijau.
Jersey ini menjadi jersey keempat yang digunakan Persebaya Surabaya di musim 2024/2025. Kehadirannya langsung mendapat pujian dari pecinta dan kolektor jersey.
Puncaknya, jersey ini dikenakan Persebaya Surabaya saat mengalahkan PSM Makassar di kandangnya di Parepare. Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama Persebaya Surabaya di tanah Sulawesi Selatan sejak 1993.
Hampir 32 tahun lamanya Persebaya Surabaya menunggu momen ini. Jersey kuning menjadi saksi bisu kebangkitan Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
