Aksi gelandang Persebaya Toni Firmansyah (kanan) saat menghadapi Persib. (Istimewa)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kini punya senjata baru di lini tengah, yaitu wonderkid Toni Firmansyah. Tampil gemilang bersama Timnas Indonesia U-20, kini Toni juga mulai sering dimainkan oleh Paul Munster.
Ia pun dipercaya mengisi lini tengah saat laga krusial menghadapi Persib Bandung 1 Maret lalu. Dan hasilnya, Persebaya juga meraih kemenangan. Sayangnya, ketika menghadapi PSM Makassar, ia harus absen karena skorsing.
Hal itu membuat Paul Munster agak pusing karena harus kembali meramu game plan yang pas di lini tengah. Maka tak ada jalan lain untuk melakukan rotasi.
"Mungkin (strategi permainan) sedikit berbeda juga. Kami lihat Toni juga diskors. Jadi akan ada sedikit rotasi skuad, jadi kami tetap fokus pada tim sendiri," kata Munster, Selasa (4/3) seperti dikutip dari Antara.
Performa Toni Firmansyah memang kerap mencuri perhatian dalam beberapa pertandingan terakhir, baik di Timnas Junior maupun Persebaya. Saat menghadapi Persib, ia juga tampil cukup apik.
Mengutip dari Sofascore, bermain penuh selama 90 menit, Toni melakukan 40 sentuhan bola dengan akurasi passing mencapai 89 persen, satu umpan kunci, satu crossing dan satu umpan lambung akurat.
Keberaniannya dalam menyerang juga patut diapresiasi, dimana ia melepaskan satu tendangan off target dan juga mencatatkan empat dribble sukses.
Dalam aspek bertahan, ia juga memenangkan delapan duel di lapangan, melakukan satu clearance, dua intersep dan dua tackle sukses.
Rating secara keseluruhan juga cukup baik, yaitu 7,1 dan lebih tinggi dari partnernya kemarin yaitu Dejan Tumbas yang hanya mendapat rating 6,9.
Sayangnya ia mendapat satu kartu kuning yang membuatnya sudah mengumpulkan empat. Itu berarti sesuai regulasi Liga 1, jika seorang pemain sudah menerima empat kartu kuning, maka ia akan mendapat sanksi larangan bertanding.
Dengan demikian, Munster kemungkinan akan menduetkan Dejan Tumbas dengan Mohammed Rashid saat laga menghadapi PSM, karena Gilson Costa juga masih menjalani sanksi larangan bermain.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
