Ricky Kambuaya mencetak satu gol di laga Dewa United melawan PSIS Semarang. (Instagram/@richardo_r55)
JawaPos.com - Komite Disiplin PSSI telah merilis hasil sidang pemberian sanksi dan hukuman. Salah satu poin menyebutkan bahwa pemain Dewa United, Ricky Kambuaya kembali menerima tambahan hukuman larangan bermain sebanyak dua pertandingan. Hal tersebut membuat langkah berat pasukan Dewa United yang akan bertandang ke markas Persik Kediri pada Sabtu (1/3) malam. Dewa United juga tengah fokus berburu poin demi poin untuk memangkas jarak dengan Persib Bandung di puncak klasemen
"Jenis Pelanggaran: menyikut pemain lawan pada saat perebutan bola seta mendapatkan kartu merah langsung. Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp. 10.000.000," tulis rilis Komdis PSSI.
Lampiran keterangan sanksi tambahan itu dirilis PSSI dan Komite Disiplin pada Kamis (27/2) sore. Disebutkan hukuman itu bermula ketika mantan pemain Persebaya Surabaya itu mendapat kartu merah ketika bertandang ke kandang Madura United. Aksinya yang menyikut pemain Madura United ketika sedang merebut bola membuahkan kartu merah langsung untuk Ricky Kambuaya. Pemain kelahiran Sorong itu harus absen ketika berjumpa klub lamanya, Persebaya Surabaya, di pertandingan berikutnya.
Jelang menghadapi tuan rumah Persik Kediri, pelatih Jan Olde Riekerink harus putar otak untuk menambal lubang di pos yang ditinggalkan Ricky Kambuaya. Pada laga terakhir melawan Green Force, Jan Olde mengakalinya dengan menarik turun Alexis Messidoro lebih ke bawah. Posisi nomor 10 milik Messidoro lantas ditempati oleh Egy Maulana Vikri.
Dilansir dari Transfermarkt, Ricky Kambuaya sudah mengoleksi 2 gol dan 5 asis namun sedikit bermasalah dengan masalah mengontrol emosi. Tercatat, Ricky Kambuaya sudah mengoleksi 5 kartu kuning dan 2 kartu merah, termasuk kartu merah melawan Dewa United. Gelandang berusia 28 tahun itu harus bisa mengendalikan permainannya agar tidak terlalu agresif sehingga menghambat laju deras Dewa United di papan atas klasemen.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
