Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Februari 2025 | 17.40 WIB

Cerita Haru Rachmat Irianto Tak Ingin Dibandingkan dengan Mendiang Ayahnya, Legenda Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro

Rachmat Irianto (kiri) bersama ayahnya Bejo Sugiantoro. (Instagram Rachmat Irianto)

 

JawaPos.com — Kabar duka menyelimuti sepak bola Indonesia, khususnya Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya. Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya Surabaya, meninggal dunia pada 25 Februari 2025 di Surabaya.

Bejo sempat tidak sadarkan diri saat bermain sepak bola bersama rekannya di Lapangan SIER Surabaya. Insiden terjadi sekitar pukul 16.50 WIB, membuat suasana di lapangan mendadak panik.

Rekan-rekan almarhum segera memberikan pertolongan pertama di lapangan. Bejo lalu dibawa ke RS Royal Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sayangnya, meski telah mendapat perawatan maksimal, nyawa Bejo tak tertolong. Sang legenda dinyatakan meninggal dunia, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan pecinta sepak bola Indonesia.

Meninggalnya Bejo Sugiantoro meninggalkan luka mendalam bagi putranya, Rachmat Irianto. Pemain yang akrab disapa Rian ini adalah gelandang bertahan Persib Bandung.

Rian dikenal sebagai salah satu pemain penting Persib musim ini. Perannya begitu vital dalam membawa Persib meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2023/2024.

Gelar itu terasa spesial bagi Rian karena berhasil mengikuti jejak sang ayah. Bejo Sugiantoro pernah membawa Persebaya Surabaya juara Liga Indonesia 1996/1997 dan 2004.

Prestasi sang ayah menjadi motivasi terbesar Rian dalam berkarier. Sejak kecil, ia sudah bertekad mengukir prestasi setinggi ayahnya atau bahkan melampauinya.

Namun, Rian tak pernah ingin dibandingkan dengan ayahnya. Baginya, Bejo adalah sosok yang tak tergantikan dalam sejarah Persebaya Surabaya.

"Juara ini jadi motivasi bagi saya. Makanya, saya harus ada di level di atas bapak. Karena orang pasti akan membandingkan saya dengan bapak. Akhirnya, saya bisa meraihnya dengan kerja keras," kata Rian saat membawa Persib juara musim lalu.

Perjalanan Rian musim ini bersama Persib juga tak mudah. Ia sering menjadi pilihan utama, terutama saat Marc Klok mengalami cedera.

Kontribusi Rian tak hanya terlihat dalam bertahan. Ia juga kerap membantu serangan dan menjadi motor permainan Persib di lini tengah.

Kini, duka menyelimuti hati Rian jelang laga melawan Persebaya Surabaya. Persib dijadwalkan bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan ke-25 Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Laga ini seharusnya menjadi momen spesial bagi Rian yang tengah melakukan pemulihan cedera di rumahnya. Namun, kepergian sang ayah membuat pertandingan ini terasa berat secara emosional.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore